Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui!

Fungsi Addon Domain
Addon Domain adalah domain yang ditambahkan pada hosting yang sebelumnya sudah ada domain yang terpasang. Jadi Addon Domain merupakan domain kedua, ketiga, dan seterusnya. Fungsi Addon Domain untuk apa?

Berikut keuntungan atau fungsi Addon Domain yang bisa Anda manfaatkan.

  • Pada saat membuat Addon Domain maka beberapa akun seperti File Transfer Protocol (FTP) akan dibuat secara otomatis.
  • Tidak perlu membeli hosting baru untuk membuat website pada domain baru.
  • Terbuat folder baru pada public_html yang dibuat khusus untuk meletakkan file Addon Domain website, sehingga terpisah dengan domain utama.
    Dikarenakan Addon Domain adalah menambahkan domain baru ke hosting yang sudah ada domain sebelumnya, maka resource yang ada juga dibagi menjadi dua. Semua resource seperti disk space, bandwidth, dan lain sebagainya dibagi menjadi dua. Meskipun dibagi menjadi dua cPanel hanya tetap ada satu, jadi Addon domain tidak mempunyai akses ke cPanel. Akses cPanel hanya bisa dilakukan menggunakan akun domain utama.

Kesimpulannya, fitur Addon domain mempunyai fungsi yang sama seperti domain utama. Hanya saja terdapat beberapa batasan yang tidak bisa dilakukan oleh Addon domain. Salah satunya adalah tidak mempunyai cPanel sendiri.

Perbedaan Addon Domain dengan SubDomain
Pada bagian ini akan saya coba tuliskan mengenai Subdomain dan apa perbedaan Subdomain dengan Addon Domain. Dikarenakan beberapa pengguna terkadang salah atau bingung membedakan antara Addon Domain dengan Subdomain.

Addon Domain adalah domain baru yang ditambahkan pada hosting dan mempunyai Uniform Resource Locator (URL) yang berbeda dengan domain utama. Sedangkan, subdomain adalah domain baru yang masih menjadi bagian dari domain utama. Jadi URL yang digunakan masih mengandung domain utama.

  • Addon Domain
    Akun FTP dibuat pada saat menambahkan Addon Domain.
  • Addon adalah domain yang terpisah dengan domain utama. Jika domain utama tidak bisa diakses, Addon Domain tetap bisa diakses.
  • Tidak bisa ditambahkan pada URL yang sama dengan domain utama.

Subdomain

  • Tidak ada kun FTP yang dibuat, akun FTP sama dengan akun domain utama.
  • Jika domain utama mati, maka semua subdomain tidak bisa diakses.
  • Dapat ditambahkan pada URL yang sama dengan domain utama, seperti tridaya.cloud.com/pembayaran.
    Sedangkan ada dua jenis domain lain yaitu parked domain. Parked domain atau biasa juga disebut dengan parking domain adalah domain yang ditempelkan pada domain utama. Akibatnya pada saat domain yang diparkingkan jika diakses akan menampilkan sama seperti web domain utama.

Cara Membuat Addon Domain
Pada bagian sebelumnya sudah dibahas mengenai Addon Domain adalah domain yang ditambahkan pada domain utama dan apa perbedaannya dengan Subdomain. Pada bagian ini saya akan mencoba membahas mengenai cara yang tepat untuk menambahkan Addon Domain.

Panduan menambahkan Addon Domain di cPanel sebelumnya sudah pernah dibuat pada artikel dengan tema pembahasan mengenai Cara Menambahkan Domain di cPanel. Langkah-langkah singkatnya seperti ini.

Langkah 1 – Melakukan Akses ke cPanel hosting Melalui Domain Utama

Jika ingin menambahkan Addon Domain tentu saja hal pertama yang dilakukan adalah mengakses panel hosting yang digunakan. Pada panduan tersebut menggunakan cPanel.

Langkah 2 – Cari Fitur AddOn Domains

Di menu cPanel cari fitur AddOn Domains, kemudian klik ‘Addon Domains’.

Langkah 3 – Memasukkan Addon Domain di cPanel

Pada menu fitur Addon Domains masukkan domain baru yang ingin ditambahkan.

Note:

    1. Pastikan domain yang akan ditambahkan sudah dibeli dan aktif.
    1. Centang ‘Create an FTP account associated with this Addon Domain’ untuk menambahkan akun FTP baru.
  1. Gunakan ‘Generate Password’ untuk menghasilkan password yang aman.

Langkah 4 – Mengatur Addon Domain

Sekarang Anda sudah berhasil membuat sebuah addon domain, Anda dapat melihatnya pada bagian Modify Addon Domain di bawah Addon Domains.

Terdapat beberapa pilihan yang dapat Anda gunakan:

  • Addon Domains: Semua addon domain yang telah Anda tambahkan dapat dilihat pada kolom ini.
  • Document Root: Subfolder dari addon domain. Jika Anda klik link subfolder, Anda akan diarahkan ke File Manager dari cPanel.
  • Subdomain: Subdomain yang dibuat otomatis ketika menambahkan domain.
  • Redirects to: Di sini Anda dapat melihat kemana addon domain diarahkan. Jika Anda tidak meredirectnya maka akan terlihat not redirected. Anda dapat mengatur redirect dari addon domain tersebut dengan menekan Manage Redirection yang ada di sebelah kanan.

Actions – Pilihan untuk menghapus addon domain