SpamExperts: Wujudkan Email Marketing Bebas dari Email Spam!

Kenapa Email Masuk ke Spam?

Ketika mendengar tentang email spam, Anda mungkin akan langsung mengaitkannya dengan email yang mengandung konten palsu atau virus. Lalu, mengapa email yang Anda kirim masuk ke folder spam audiens?

Ada beberapa alasan pesan Anda dianggap email spam, yaitu:

1. Email Dilaporkan Sebagai Spam oleh Penerima
Penerima yang tidak mengharapkan email Anda bisa saja menandainya sebagai spam. Hal ini dapat terjadi lebih dari satu atau dua kali.

Nah, penyedia layanan email akan mengingat jumlah laporan spam yang diberikan penerima. Setelah melewati batas laporan spam yang ditentukan, semua email yang dikirim dari alamat Anda akan langsung masuk ke folder spam.

2. Email Terjaring oleh Filter Spam
Bisa jadi email Anda bukan dilaporkan sebagai spam, tapi terhalang filter spam. Fitur ini diprogram untuk menyaring email berdasarkan kategori tertentu. Mulai dari kata-kata di dalamnya, pengirimnya, hingga pengaturan khusus yang digunakan.

Jadi, tidak mengejutkan jika bukan hanya kata-kata berkonotasi negatif yang terkena filter ini. Kosakata seperti “selamat”, “klik di sini”, dan “pemenang” masuk dalam kategori abu-abu. Artinya, email Anda juga dapat terkena filter jika menggunakan kata-kata tersebut.

Untuk alasan ini, Anda perlu lebih cermat dalam menentukan pilihan kata di email promosi atau newsletter.

3. IP Address Server Anda Memiliki Reputasi Buruk
IP address juga dapat menjadi penyebab lain dari email masuk spam. Tidak selalu karena Anda atau penerima.

Begini penjelasannya. Apabila Anda menggunakan layanan web hosting atau email hosting yang servernya bersifat shared, Anda menggunakan IP address yang sama dengan beberapa pengguna lain.

Artinya, bisa saja IP address tersebut terkena filter jika pengguna lain melakukan hal yang tidak baik.

Alhasil, Anda bisa ikut menjadi korban. Email yang Anda kirim dari IP address tersebut akan dianggap spam. Jika itu terjadi, reputasi alamat email Anda juga akan terpengaruh.

Lalu, bagaimana solusinya?

SpamExperts: Solusi Agar Email tidak Dianggap Spam!
Cara paling mudah agar email yang Anda kirim tidak dianggap spam adalah menggunakan SpamExperts. Dengan menggunakan layanan ini, pengelolaan email spam akan lebih mudah.

SpamExperts sebenarnya terdiri dari dua jenis, yaitu SpamExperts Incoming dan Outgoing.

SpamExperts Incoming terkait dengan email yang Anda terima. Tools ini berfungsi melindungi inbox email bisnis Anda dari spam email yang dapat mengganggu stabilitas server.

Jenis yang kedua, yaitu SpamExperts Outgoing, terkait dengan pengiriman email yang Anda lakukan. Apabila menggunakannya, email Anda akan dikirim ke server SpamExperts terlebih dahulu. Di sini, email tersebut akan dicek sebelum akhirnya diteruskan menuju penerima.

Untuk dapat menggunakan SpamExperts, tentunya layanan hosting Anda harus sudah menyediakannya. Di tridaya.cloud.com, layanan SpamExperts bahkan telah terintegrasi sehingga tidak perlu setup lagi.

Namun, Anda tetap bisa menggunakan pengaturan tambahan agar kinerja SpamExperts lebih optimal. Terutama untuk mencegah kendala khusus yang muncul seperti ikon pengirim tidak muncul atau email tidak lolos dari server SpamExperts.

Lalu, bagaimana cara setting SpamExperts untuk hasil terbaik? Simak penjelasannya di bawah ini.

Cara Setting Email Agar Tidak Masuk ke Spam dengan SpamExperts
Untuk menanggulangi masalah yang tadi dibahas, Anda perlu mengaktifkan SPF SpamExperts. Anda dapat melakukan ini di cPanel. Yuk ikuti langkah-langkahnya!

1. Akses Email Deliverability di cPanel
Pertama, masuk ke akun cPanel dan temukan menu Email Deliverability. Anda juga dapat mengetikkannya di search bar cPanel yang ada di bagian paling atas halaman agar lebih mudah.

2. Temukan dan Salin Kode Record DKIM dan SPF
Setelah mengklik menu tersebut, klik tombol manage seperti yang ditunjuk anak panah pada gambar berikut ini.

Di dalamnya Anda akan menemukan tiga jenis record, yaitu DKIM, SPF, dan PTR. Yang perlu Anda perhatikan hanya DKIM dan SPF.

Kedua jenis record memiliki dua kolom, yaitu Name dan Value. Anda perlu menyalin isi dari kedua kolom tersebut. Namun, salin milik DKIM terlebih dahulu. Untuk melakukannya, tinggal klik tombol Copy yang ada di bawah masing-masing kolom.

Tombol copy untuk Name dan Value DKIM record

3. Akses Zone Editor cPanel

Setelah itu, kembalilah ke halaman utama cPanel. Kali ini klik Zone Editor.

4. Buat TXT Record di Zone Editor

Di Zone Editor, klik tombol Add Record seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut ini.

Kolom baru akan muncul di bagian paling atas daftar record. Untuk memasukkan kode yang tadi disalin, klik kolom Type terlebih dahulu dan pilih TXT.

Jika Anda ingat, record DKIM dan SPF tadi memiliki dua kolom, yaitu Name dan Value. Masukkan kode di kolom Name ke kolom Name, lalu masukkan kode di kolom Value ke kolom Record.

Apabila sudah, klik tombol Add Record di sebelah kanan kolom-kolom tersebut. Ulangi langkah ini untuk record SPF.

Setelah selesai, Anda tinggal menutup cPanel dan memanfaatkan SpamExperts. Mudah, bukan?

Sebagai catatan, langkah-langkah di atas terutama direkomendasikan apabila Anda menggunakan paket Unlimited Hosting Bayi, Pelajar, atau Personal.