Cara Menggunakan SFTP untuk Transfer File Secara Aman

Cara Menggunakan SFTP di VPS untuk Transfer File Secara Aman
Berikut ini adalah panduan cara menggunakan remote server SFTP di VPS.

1. Cara Terhubung ke SFTP
Pertama, pastikan Anda sudah terhubung ke SFTP. Apabila belum terhubung ke SFTP, masukkan perintah berikut ke dalam command line untuk login menggunakan SFTP.

sftp [email protected]_Server_Anda_atau_HostName
Saat menjalankan perintah di atas, Anda akan diminta untuk memasukkan password dari user atau hostname Anda.

Perintah di atas akan menghubungkan Anda ke dalam remote system dan prompt Anda akan berubah menjadi prompt SFTP seperti pada gambar di bawah ini.

Untuk keluar dari prompt SFTP, Anda cukup menggunakan perintah berikut:

2. Pelajari Perintah Dasar SFTP
Apabila Anda adalah pengguna baru SFTP, tidak perlu khawatir. Sebab SFTP menyediakan fitur bantuan untuk mengetahui perintah-perintah dasar di SFTP. Untuk melihat perintah-perintah dasar di SFTP, cukup gunakan perintah help atau ? yang outputnya akan seperti gambar di bawah ini

3. Navigasi dengan SFTP
Ketika masuk ke remote server, direktori default yang digunakan adalah direktori home. Untuk memeriksanya, Anda bisa menggunakan perintah berikut:

pwd
Outputnya akan seperti pada gambar di bawah ini. Artinya Anda berada pada direktori kerja home.

Untuk melihat daftar file yang ada di dalam direktori home, Anda dapat menggunakan perintah berikut:

ls
Anda juga dapat berpindah ke direktori lainnya. Misalnya, di bawah ini kami berpindah dari direktori root ke direktori etc:

cd /etc
Anda bisa menyesuaikan perintah di atas dengan direktori Anda sendiri. Untuk memastikan lokasi direktori, cek menggunakan perintah pwd ke command line Anda.

4. Transfer File Dengan SFTP
Dengan SFTP Anda juga dapat transfer file secara aman. Berikut ini adalah cara transfer file menggunakan SFTP.

Unduh File dengan Perintah SFTP
Untuk mengunduh file menggunakan SFTP, pastikan Anda berada di lokasi direktori file tersebut disimpan. Untuk mengunduh satu file dari remote server, gunakan perintah berikut:

get namafile.zip
Outputnya akan seperti di bawah ini:

Fetching /home/remote_username/namafile.zip to namafile.zip
/home/nama_remote/namafile.zip 90% 28MB 1.8MB/s 00:14
Jika ingin menyimpan file yang diunduh menggunakan nama berbeda, Anda dapat menggunakan nama baru sebagai argumen kedua pada perintah seperti contoh berikut:

get namafile.zip namafilebeda.zip
Keterangan perintah di atas adalah sebagai berikut:

namafile.zip merupakan file yang akan di-download dan namafilebeda.zip adalah hasil download file.

Upload File dengan Perintah SFTP
Sebelum meng-upload file dari komputer, pastikan Anda berada di direktori file yang akan di-upload. Kemudian Anda dapat menggunakan perintah berikut untuk mulai meng-upload file dari komputer:

put namafile.zip
Outputnya akan seperti di bawah ini:

Uploading filename.zip to /home/remote_username/namafile.zip
namafile.zip 90% 15MB 1.8MB/s 00:07
Apabila saat proses upload file ke direktori server gagal, Anda dapat mengulanginya menggunakan perintah berikut:

reput namafile.zip

5. Pelajari Perintah Dasar SFTP
Berikut ini adalah beberapa perintah dasar yang sering digunakan saat menggunakan SFTP untuk remote server.

Cek Informasi Disk
Anda dapat melakukan cek informasi disk atau penyimpanan pada server Anda menggunakan perintah berikut:

df
Buat Direktori
Untuk membuat direktori pada remote server, Anda bisa menggunakan perintah berikut:

mkdir nama_direktori
Rename File
Untuk mengubah nama file pada remote server, masukkan perintah di bawah ini:

rename nama_file_lama nama_file_baru
Hapus File
Untuk menghapus file dalam remote server, Anda dapat menggunakan perintah berikut:

rm nama_file

Ubah Izin File
Anda juga dapat merubah izin file saat menggunakan remote server. caranya adalah dengan menggunakan perintah chmod. Berikut perintah lengkapnya:

chmod 644 nama_file
Ubah Pemilik File
Untuk mengubah hak akses pemilik file di remote server, gunakan perintah berikut:

chown user_id nama_file
Ubah Pemilik Group File
Anda dapat merubah pemilik group file menggunakan perintah berikut:

chgrp group_id nama_file