CloudLinux: Sistem Operasi di Balik Server yang Mumpuni

Apa Itu CloudLinux?
CloudLinux adalah sebuah sistem operasi berbasis Linux yang dibuat khusus untuk kebutuhan server. Tujuannya, membuat kerja server lebih optimal dengan peningkatan performa dan keamanan.

Hingga saat ini, CloudLinux telah banyak digunakan oleh nama besar seperti Dell dan IBM. Bahkan, tak kurang dari 20 juta website di seluruh dunia memanfaatkan server yang menggunakan sistem operasi ini.

Secara umum, yang membuat CloudLinux istimewa adalah kemampuannya dalam mengelola resource server dengan baik. Masing-masing pengguna bisa diatur agar menggunakan resource sesuai ketentuan.

Jadi, apabila salah satu pengguna tiba-tiba mengalami lonjakan traffic dan menggunakan resource sangat banyak, tidak akan membebani keseluruhan server. Namun, hanya akan membebani Virtual Environment tertentu yang terkait.

Artinya, tidak berisiko mengakibatkan server down yang akan mengganggu pengguna lain. Dengan kondisi tersebut, tak heran CloudLinux dipercaya sebagai sistem operasi untuk layanan hosting. Terutama, layanan Cloud Hosting.

Nah, itulah gambaran awal tentang CloudLinux. Lalu, kenapa sistem operasi ini banyak direkomendasikan untuk server?

3 Kelebihan CloudLinux
CloudLinux memiliki berbagai kelebihan yang tidak dimiliki oleh sistem operasi lainnya. Apa saja?

1. Server Menjadi Lebih Stabil
Jika server sampai mengalami down, akibat yang ditimbulkan cukup besar. Website menjadi tidak dapat diakses. Proses perbaikannya juga membutuhkan waktu dan biaya.

Dengan berbagai fitur yang dimiliki CloudLinux, kestabilan server bisa lebih dioptimalkan.

Caranya, dengan memastikan pembagian resource kepada pengguna tepat, dan memastikan terjadinya abuse of usage (pelanggaran penggunaan bandwidth) bisa dideteksi sejak dini.

2. Server Menjadi Lebih Aman
Keamanan pengguna dalam menggunakan server juga harus selalu dijaga. Langkah pertama, memastikan semua celah keamanan yang bisa digunakan untuk penyusupan bisa dihalau.

Inilah alasan CloudLinux memaksimalkan PHPHardened untuk memberikan patch pada semua versi yang sudah tidak didukung.

Tidak hanya itu, pencegahan upaya peretasan menggunakan file symbolic link perlu mendapatkan perhatian. Fitur SecureLink dari CloudLinux telah mampu bekerja dengan efektif.

Tidak berhenti disitu, CageFS memastikan tidak ada pengguna yang mengintip informasi penting dari pengguna lain di dalam server.

Dengan semua perlindungan tersebut, CloudLinux mampu menjadi sistem operasi yang menjaga keamanan server dengan baik.

3. Server Memiliki Performa yang Baik
Dengan monitoring resource server yang baik dan upaya peningkatan keamanan terus menerus, ada hasil yang jelas terlihat: performa server yang prima.

Hal ini masih ditambah dengan penggunaan mod_lsapi yang membuat pelayanan pada permintaan halaman PHP bisa dilakukan lebih cepat.

Jika setiap proses di server berjalan baik dan penggunaan server tetap wajar, performa server tidak perlu diragukan untuk aktivitas online yang lebih lancar.

7 Fitur CloudLinux
Beberapa fitur CloudLinux yang sangat penting dalam mengelola server dengan baik, antara lain:

1. Lightweight Virtual Environment
Inilah salah satu fitur utama CloudLinux yang berperan dalam pengelolaan resource yang lebih efektif.

Lightweight Virtual Environment (LVE) dapat digunakan untuk membatasi penggunaan CPU, IO, resource memory hingga jumlah proses yang berjalan untuk masing-masing pengguna.

LVE adalah sebuah teknologi kernel-level yang yang dibuat oleh developer CloudLinux. Teknologi ini memungkinkan CloudLinux terintegrasi dengan server, Pluggable Authentication Module (PAM) dan database. Tujuannya, untuk mencegah server gampang down karena abuse of usage.

Agar pembatasan resource bisa dilakukan dengan mudah, CloudLinux membekalinya dengan LVE Manager. Dengan tampilan dashboard yang intuitif, pengaturan dan pendeteksian penyalahgunaan resource bisa dilakukan dengan cepat.

2. MySQL Governor
Prinsipnya hampir sama dengan LVE. Bedanya, MySQL Governor memastikan pengelolaan resource pada database berjalan baik.

MySQL Governor memantau penggunaan MySQL dan memastikan tidak ada penggunaan tidak wajar pada server. Jadi, dapat mencegah kondisi overload yang mengganggu kestabilan server.

Salah satu kelebihan yang dimiliki MySQL Governor adalah kemampuannya dalam melakukan throttle usage secara realtime. Artinya, bisa menjadi cara cepat mencegah timbulnya gangguan akibat adanya spike penggunaan resource, sebelum berimbas ke pengguna lain.

Dalam prakteknya, MySQL Governor bekerja secara terintegrasi dengan batasan yang sudah diberlakukan pada masing-masing user di LVE.

MySQL Governor juga kompatibel dengan versi MySQL dan MariaDB terbaru. Jadi, tidak akan menimbulkan kendala dalam penggunaannya.

3. CageFS
Sesuai namanya, CageFS bertujuan untuk melindungi pengguna, terutama dalam hal keamanan informasi.

CageFS adalah sebuah file sistem virtual yang memagari masing-masing pengguna sehingga tidak mengakses informasi penting dari pengguna lainnya.

Hal seperti ini tentu sudah tidak asing bagi sistem operasi berbasis Linux yang terbukti lebih andal dalam menghalau serangan peretas.

Dengan penggunaan CageFS di CloudLinux, inilah beberapa manfaatnya:

  • pengguna hanya bisa melihat file-file yang aman
  • pengguna tidak bisa mengetahui informasi pengguna lain
  • pengguna tidak dapat melihat file konfigurasi server
  • pengguna hanya bisa melihat proses pada file sistem mereka sendiri.

4. HardenedPHP
Resiko menggunakan versi PHP yang sudah tidak didukung (tidak update) adalah rentan serangan (vulnerable). HardenedPHP memastikan semua versi PHP, terutama versi lama yang masih banyak digunakan, dapat terlindungi dengan baik.

Fitur ini akan memberikan patch pada semua versi PHP untuk menutup celah keamanan yang ditemukan. Jadi, server bisa lebih aman dan pengguna juga mendapatkan perfoma yang optimal.

Selain itu, dengan adanya HardenedPHP pengguna tidak dipaksa menggunakan versi PHP terbaru saat itu juga. Meskipun, penggunaan versi terbaru tentu sangat direkomendasikan terutama untuk menjamin keamanan server.

5. SecureLinks
Fitur CloudLinux yang lain adalah SecureLink. Fitur ini merupakan sebuah teknologi level-kernel yang menghalau serangan symbolic link (symlink).

Kenapa hal ini penting? Sebab, keamanan server bisa ditingkatkan dengan lebih baik dan mencegah salah satu pengguna mencoba melakukan serangan menggunakan file symbolic link. Biasanya langkah yang dilakukan adalah mengelabui Apache Web Server agar membaca file PHP config tertentu yang diinginkan.

6. PHP, Ruby dan Python Selector
Fleksibilitas tidak diabaikan oleh CloudLinux. Oleh karena itu, mereka melengkapi fitur selector yang bisa digunakan untuk memilih versi PHP, Ruby, dan Python yang Anda gunakan.

Tentunya, hal ini memudahkan Anda untuk tetap menggunakan versi sesuai kebutuhan Anda.

Versi PHP yang bisa Anda pilih mulai dari versi 4.4 hingga 7.2. Sementara itu, untuk Ruby pilihannya mulai versi 1.8 hingga 2.1. Dan untuk Python, Anda bisa memilih dari alt-python27 2.7.9 hingga alt-python35 3.5.4.