Panduan Cara Membuat FTP Server di Linux VPS

Persiapan Membuat FTP Server
Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum mengikuti panduan langkah-langkah membuat FTP server.

  • VPS dengan sistem operasi Linux atau Anda juga dapat menggunakan komputer/laptop sebagai server untuk percobaan. Bedanya, jika menggunakan VPS, Anda dapat mengaksesnya selama ada koneksi internet.
  • Username dan password VPS atau akses SSH

Langkah-langkah Cara Membuat FTP Server di Linux
Pada panduan ini kita akan menggunakan sistem operasi Linux dan menggunakan VSFTPD.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah instalasi VSFTPD sampai dengan konfigurasi VSFTPD.

Langkah 1 – Instalasi VSFTPD
Langkah pertama adalah menginstal VSFTPD menggunakan Terminal. Buka Terminal dan ketikkan perintah berikut.

Ubuntu:

$ sudo apt-get install vsftpd

CentOS:

$ sudo yum install vsftpd

Manjaro:

$ sudo pacman -S vsftpd

Langkah 2 – Konfigurasi VSFTPD
Cara konfigurasi FTP server menggunakan VSFTPD hanya menggunakan satu file saja.

Sebelum merubah konfigurasi di file VSFTPD lebih baik melakukan backup terlebih dahulu. Sehingga jika terjadi masalah yang tidak bisa diselesaikan dapat menggunakan file backup yang sudah ada.

SCRIPT

KETERANGAN

  • anonymous_enable=NO
Digunakan untuk mengatur hak akses user anonim yang ingin mengakses FTP.
  • local_enable=YES
Digunakan untuk mengatur izin akses dari user lokal.
  • write_enable=YES
Digunakan untuk mengatur segala bentuk perintah write ‘tulis’ FTP.
  • local_umask=022
Digunakan untuk mengatur nilai umask dari user lokal.
  • dirmessage_enable=YES
Digunakan untuk mengatur pesan direktori ‘pesan yang diberikan kepada pengguna jarak jauh ketika mereka masuk ke direktori tertentu’.
  • xferlog_enable=YES
Digunakan untuk mengaktifkan pencatatan kegiatan unggah (uploads)/unduh (downloads).
  • connect_from_port_20=YES
Digunakan untuk mengatur port yang digunakan untuk akses FTP.
  • xferlog_std_format=YES
Digunakan untuk mengatur format log yang ingin dipakai.
  • chroot_local_user=YES
Digunakan untuk menentukan daftar eksplisit pengguna lokal untuk chroot () ke home direktori.
  • listen=NO
Ketika “listen” direktif diaktifkan, vsftpd berjalan dalam mode mandiri dan listen pada soket IPv4.
  • listen_ipv6=YES
Jika listen_ipv6 diaktifkan, ini digunakan untuk listen pada IPv6.

Anda juga dapat menambah beberapa konfigurasi seperti:

  • pam_service_name=vsftpd
  • userlist_enable=YES
  • tcp_wrappers=YES

Langkah 3 – Membuat User FTP
Langkah selanjutnya adalah membuat user untuk FTP. Gunakan beberapa perintah berikut untuk mengatur user tambahan yang digunakan untuk mengakses FTP.

$ sudo useradd -m akunftp

$ sudo passwd akunftp

Enter new UNIX password:

Retype new UNIX password:

passwd: password updated successfully

Perintah ini akan membuat user bernama akunftp dan membuat folder di /home bernama “akunftp”.

Pengetesan dapat dilakukan dengan menambahkan file ke dalam folder “akunftp” di home menggunakan perintah berikut.

$ sudo bash -c “echo Ini melakukan tes FTP > /home/akunftp/tes_ftp”

Perintah di atas akan membuat file tes_ftp dengan isi teks “Ini melakukan tes FTP”.

Pengaturan FTP server sudah selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah melakukan pengetesan.

Langkah 4 – Pengaturan User Jail
Anda dapat menggunakan user yang sudah ada, tetapi perlu merubah beberapa pengaturan untuk mengatasi jail (pencegahan user mengakses direktori yang bukan haknya) atau yang biasa muncul dengan erorr “500 OOPS: vsftpd: refusing to run with writable root inside chroot()”. Contohnya seperti di bawah ini:

Error di atas muncul ketikA mencoba untuk terhubung dengan VSFTPD FTP server yang dikonfigurasi ke jail (mencegah akses ke direktori lain) setiap user FTP. Di bawah ini langkah sederhana untuk membuat user di Linux agar tidak dapat login menggunakan SSH dan hanya bisa menggunakan FTP.

Pengujian Akses FTP
Setelah Anda mengikuti panduan cara membuat FTP server di Linux ini, Anda dapat melakukan pengujian terlebih dahulu.

Pengujian server FTP dapat menggunakan Terminal dan FileZilla.

Terminal:

Ketikkan perintah berikut.

$ ftp host_name

Host_name dapat berupa nama domain atau alamat IP dari server.

Jika berhasil, Anda akan diminta untuk memasukkan username dan password untuk masuk ke akun FTP.

FileZilla:

Panduan lengkap koneksi FTP menggunakan Filezilla dapat Anda ikuti panduan di cara menggunakan Filezilla.

Browser:

Atau Anda juga dapat mengaksesnya menggunakan browser. Cara mengakses FTP dari browser cukup mudah. Cukup ketikkan ftp://host_name pada kolom URL dan akses.

Anda akan diminta untuk memasukkan username dan password. Jika berhasil, maka akan muncul list file yang ada di akun FTP tersebut.

Keuntungan Membuat FTP Server di VPS
Pada layanan hosting, biasanya terdapat fitur remot FTP di panel kontrolnya. Fungsinya juga sama, untuk memindahkan data dari hosting online ke lokal dan sebaliknya. Fitur ini memudahkan pengguna untuk mengunggah file situs web sehingga dapat online dan diakses menggunakan internet. Bagaimana di VPS? Apa keuntungan membuat FTP server di VPS?

  • Dapat menyimpan beberapa file di dalam server dan dapat diakses menggunakan internet dimanapun berada. Sedangkan jika menggunakan server lokal, maka akses hanya sebatas di jaringan itu saja.
  • Bisa dengan mudah mengunggah file situs web ke server sehingga dapat diakses melalui jaringan internet.
  • Tidak perlu khawatir dengan pertukaran data yang berukuran besar, karena jika menggunakan FTP file-file yang berukuran besar dapat dikirim dan diunggah dengan mudah.