Guest Mode WordPress di Plugin LSCache v4 [Terbaru]

Apa Itu Guest Mode?
Guest Mode merupakan fitur terbaru dari plugin LiteSpeed Cache. Plugin yang biasa disebut LSCache ini merupakan salah satu plugin caching terbaik yang mampu membuat waktu loading website lebih optimal.

Dengan adanya fitur Guest Mode, kinerja plugin LSCache akan jauh lebih baik. Tentunya, dapat membuat pengunjung bisa mengakses website dengan cepat dan nyaman.

Tidak hanya itu, fitur Guest Mode bahkan bisa jauh lebih maksimal berkat adanya Guest Optimization. Ketika pengaturan optimasi tersebut aktif, loading halaman dan gambar bisa lebih baik. Hal ini tentu bermanfaat menjaga kenyamanan pengunjung dan membantu upaya SEO Anda.

Nah, karena fitur Guest Mode baru tersedia untuk LiteSpeed Cache v4.1, Anda dapat mencoba menggunakan versi Beta dengan melakukan upgrade plugin LiteSpeed Cache.

Caranya, masuk ke menu LiteSpeed Cache > Toolbox > Beta Test. Pilih opsi master, lalu klik Upgrade.

Jika Anda sudah melakukan upgrade plugin LiteSpeed Cache, barulah Anda dapat mengaktifkan fitur Guest Mode.

Cara Mengaktifkan Guest Mode
Untuk mengaktifkan Guest Mode, Anda perlu masuk ke dashboard WordPress terlebih dahulu. Lalu, klik menu LiteSpeed Cache pada bagian bawah sidebar menu, dan klik General.

Fitur Guest Mode di WordPress LiteSpeed Cache Plugin

Klik ON untuk mengaktifkan Guest Mode yang secara default dalam kondisi OFF.

Setelah Guest Mode diaktifkan, Anda bisa langsung menikmati fitur Guest Optimization yang secara default adalah ON. Nonaktifkan kalau tidak Anda inginkan.

Pun demikian, Guest Optimization memang tidak akan bekerja jika Guest Mode masih OFF.

Oh ya, agar Guest Optimization bekerja lebih efektif, aktifkan juga Cache Mobile. Tujuannya, optimasi mobile bisa dijalankan dengan baik karena memiliki langkah yang berbeda dengan optimasi desktop.

Cache Mobile di LiteSpeed Cache

Anda bisa melakukan pengaturan Cache Mobile dengan masuk ke menu LiteSpeed Cache > Cache.

Cara Kerja Guest Mode
Ketika seseorang mengunjungi website Anda, server LiteSpeed akan mendeteksi informasi tentang pengunjung. Misalnya, lokasi, bahasa yang digunakan, dan lainnya. Kemudian, WordPress akan menampilkan halaman yang sesuai untuk pengunjung tersebut.

Katakanlah Anda menjalankan website dengan dua bahasa (multi-lingual). Maka, LiteSpeed perlu mengetahui lokasi pengunjung agar dapat menampilkan halaman yang sesuai dengan bahasa yang mereka digunakan.

Proses ini tentu memerlukan waktu. Terutama, untuk menampilkan halaman baru bagi pengunjung yang pertama kali datang. Bisa-bisa pengunjung tersebut kabur karena terlalu lama menunggu proses di atas.

Website lambat

Nah, dengan fitur Guest Mode, website tidak perlu menampilkan halaman dengan cache secara spesifik. Jadi, versi halaman default-lah yang dimunculkan pertama kali.

Artinya, Guest Mode akan mengabaikan letak geografis lokasi pengunjung, izin untuk melihat konten ataupun kepemilikan akun pada website Anda.

Karena tidak perlu membaca cookies, mencari cache varies, atau memproses ESI, halaman sederhana dalam cache bisa ditampilkan lebih cepat.

Setelah menampilkan halaman awal secara Guest Mode, semua faktor yang sebelumnya diabaikan baru akan diproses dan panggilan Ajax akan dibuat. Jadi, website akan mulai memuat halaman yang sesuai untuk pengunjung.

Pun demikian, untuk jenis situs yang kompleks, Guest Mode bisa saja menyebabkan berbagai masalah seperti kesalahan bahasa yang digunakan, mata uang yang tidak sesuai, dan lainnya.

Nah, meskipun bisa saja ada masalah, kelebihan menggunakan Guest Mode cukup besar, lho.

Kelebihan Mengaktifkan Guest Mode
Kelebihan utama dari Guest Mode dan Guest Optimization adalah mampu meningkatkan kecepatan loading website pada kunjungan pertama. Terutama bagi bisnis, hal ini dapat mencegah calon konsumen potensial meninggalkan website.

Untuk membuktikan hal ini, mari melakukan pengujian menggunakan PageSpeed Insights untuk menilai kecepatan loading website. Tool ini cukup efektif karena setiap pengujian selalu dianggap sebagai first-time visitor oleh website.

Sebagai contoh, kami menguji websitepercobaan.com secara bergantian pada versi mobile dan desktop.

Berikut ini hasil penilaian website untuk versi mobile :

Penilaian website versi mobile tanpa Guest Mode

Seperti yang Anda lihat, skor awal website versi mobile tidak terlalu baik, hanya 55. Kemudian, dengan Guest Mode dan Guest Optimization aktif, inilah hasilnya:

Penilaian website versi desktop dengan Guest Mode

Hasilnya langsung menunjukkan angka 85, atau meningkat 30 poin pada website kami! Meskipun cukup terlihat perbedaannya, sebenarnya skor yang muncul bisa lebih baik jika optimasi di website lebih dimaksimalkan.

Berikutnya, pengujian website versi desktop kami lakukan dengan hasil berikut :

Penilaian website versi desktop tanpa Guest Mode

Kecepatan website versi desktop memang sudah cukup baik meskipun tanpa Guest Mode. Nah, ketika mengujinya lagi dengan Guest Mode dan Guest Optimization aktif, inilah hasilnya:

Penilaian website versi desktop dengan Guest Mode

Seperti terlihat pada gambar, Guest Mode dapat membuat skor kecepatan website bisa mendekati sempurna. Luar biasa, kan?


Perlukah Menggunakan Guest Mode?
Jika Anda memiliki website dengan trafik yang tinggi dan ingin meningkatkan kecepatan loading website, penggunaan Guest Mode dan Guest Optimization sangat direkomendasikan.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa optimasi CSS yang dilakukan ketika Guest Optimization aktif akan mempengaruhi penggunaan disk space, server resources, bahkan kuota QUIC.cloud.

Oleh karena itu, jika sumber daya website Anda terbatas, pertimbangkan lagi untuk mengaktifkan Guest Optimization yang akan cepat menghabiskan sumber daya website.

Anda bisa mencoba mengaktifkan Guest Mode tanpa Guest Optimization. Hanya saja, performanya tentu tidak akan maksimal.