2 Cara Membuat Halaman Disclaimer untuk Blog

Apa Itu Disclaimer Blog?
Disclaimer adalah dokumen yang dapat melindungi pemilik website dari kemungkinan tuntutan hukum pengunjungnya.

Biasanya tuntutan hukum dilakukan ketika pengunjung menemui beberapa hal di website Anda, misalnya:

  • Kesalahan informasi pada konten website atau blog yang menyebabkan kerugian pembaca.
  • Penyebaran malware atau virus komputer.
  • Kecelakaan yang disebabkan produk yang dijual di website.
  • Pelanggaran hak cipta.

Nah, disclaimer adalah pegangan Anda ketika menemui kasus seperti di atas. Terutama, jika kasus tersebut timbul karena tidak sengaja.

Meski demikian, dokumen ini bukan jaminan bahwa website bisa lari dari hukum yang berlaku.

Mengapa Perlu Memiliki Halaman Disclaimer?
Blog Anda perlu memiliki halaman disclaimer agar pengunjung website tidak salah paham. Apalagi jika website Anda secara tidak sengaja memuat info atau mengalami error yang merugikan pengunjung.

Contohnya, dengan perkembangan informasi yang begitu cepat, konten-konten Anda dapat dengan mudah kadaluarsa dan memuat info yang kurang tepat. Topik seperti search engine optimization (SEO), misalnya, akan selalu berubah seiring berkembangnya algoritma Google dan mesin pencarian lainnya.

Nah, dengan disclaimer Anda memberi tahu pengunjung bahwa Anda tidak berniat berbohong dengan konten-konten di blog.

Di sisi lain, Anda juga memerlukan disclaimer untuk menyatakan keaslian konten-konten di blog. Dengannya, Anda punya dasar hukum ketika ada website lain yang memplagiat konten Anda.

Selain soal kebenaran informasi, halaman disclaimer adalah salah satu dari halaman-halaman penting yang diperlukan apabila Anda ingin mendaftar Google AdSense.

Cara Membuat Disclaimer
Cara membuat disclaimer sangatlah mudah. Anda dapat membuatnya menggunakan dua cara, yaitu dengan disclaimer generator atau menulisnya sendiri.

Sesuai namanya, disclaimer generator adalah tool yang membuatkan tulisan disclaimer secara otomatis. Sayangnya, hingga saat ini tidak ada disclaimer generator berbahasa Indonesia.

Jika target pengunjung blog Anda memang masyarakat Indonesia, solusinya adalah menulis disclaimer sendiri.

Yuk, simak pembahasan kedua cara tersebut di bawah ini.

1. Membuat Disclaimer dengan Disclaimer Generator
Anda dapat menggunakan tool Privacy Policy Online untuk membuat disclaimer. Di halaman utama situsnya, klik menu Free Generators dan pilih Disclaimer Generator untuk mengakses tool pembuat teks disclaimer.

Menu disclaimer generator di Privacy Policy Online

Berikutnya, ada tiga langkah yang perlu Anda lakukan. Masing-masing langkah mengharuskan Anda untuk mengisi kolom yang tersedia. Di langkah pertama, ketikkan nama blog dan URL-nya. Klik next untuk ke langkah selanjutnya.

Disclaimer generator Privacy Policy Online

Di langkah, klik kolom Country dan pilih nama negara. Klik juga kolom State dan pilih provinsi Anda. Jika sudah, masukkan alamat email Anda di kolom di bawahnya dan klik Create Disclaimer.

Teks untuk halaman disclaimer Anda sudah jadi. Di halaman selanjutnya, Anda tinggal menyalin teks tersebut dengan mengklik Copy to clipboard.

Template disclaimer

Perlu Anda ingat bahwa teks tersebut disertai tag HTML, seperti <h1>, <h2>, dan <p>. Jangan hapus tag terebut.

Untuk memasukkannya ke halaman disclaimer, Anda perlu menggunakan code editor. Di editor Gutenberg milik WordPress, Anda dapat mengakses code editor dengan mengklik tombol titik tiga di pojok kanan atas. Perhatikan gambar berikut ini untuk lebih jelasnya.

Menu code editor di editor Gutenberg WordPress

Kemudian, klik Code editor. Sekarang Anda sudah dapat memasukkan salinan teks disclaimer ke editor.

Menyalin template disclaimer ke code editor WordPress

Mudah, bukan? Sayangnya, kekurangan dari cara ini adalah tidak adanya opsi untuk mengganti bahasa teksnya. Apabila Anda ingin teks disclaimer dalam bahasa Indonesia, simak bagian selanjutnya.

2. Membuat Disclaimer Sendiri dan Contoh Disclaimer Bahasa Indonesia
Anda tidak perlu bersusah payah merumuskan isi halaman disclaimer. Daripada bingung, Anda dapat menggunakan contoh disclaimer bahasa Indonesia yang ada di bawah ini:

Nah, Anda dapat menggunakan template di atas apa adanya ataupun mengubah isinya sesuai ketentuan yang sudah Anda buat.