Cara Mengatasi Error The Uploaded File Exceeds the upload_max_filesize Directive in php.ini di WorPress

Opsi 1: Mengedit File .htaccess
Cara yang paling cepat untuk memperbaiki error ‘the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’ adalah menaikkan batas maksimal PHP resource di .htaccess.

Caranya sangat mudah. Anda hanya tinggal akses root direktori penyimpanan WordPress menggunakan file manager atau FTP klien. Kemudian, cari file .htaccess yang biasanya berada di dalam folder public_html atau folder root instalasi WordPress Anda. Akses file tersebut dan ubah beberapa nilai yang ada di dalamnya.

Menaikkan maksimal upload bisa dilakukan dengan mengubah nilai perintah upload_max_filesize. Caranya dengan menambahkan baris line di bawah ini ke dalam .htaccess. Anda bisa menyesuaikan nilai sesuai dengan kebutuhan. Pada contoh di bawah ini saya menggunakan nilai 256M yang berarti maksimal upload adalah 256 Megabyte.

php_value upload_max_filesize 256M

Setelah selesai, coba Anda unggah kembali file yang gagal. Jika cara ini berhasil, seharusnya tidak akan ada error yang muncul. Jika error masih muncul, Anda mungkin perlu mengubah beberapa nilai di pengaturan limit PHP seperti di bawah ini.

Setelah selesai jangan lupa di-save kemudian coba upload file yang sama menggunakan cara seperti sebelumnya. Jika tidak ada masalah seharusnya WordPress Anda dapat berjalan dengan baik.

Opsi 2: Mengedit File wp-config.php
Cara mengatasi error ‘the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’ yang lain adalah dengan mengubah konfigurasi dalam file wp-config.php. File ini juga terletak di direktori WordPress di folder yang sama dengan file .htaccess.

Setelah Anda membukanya, tambahkan baris kode di bawah ini,

@ini_set(‘upload_max_size’ , ‘256M’ );

Jangan lupa untuk menyimpannya.

Setelah selesai, silakan refresh browser Anda kemudian coba unggah file yang sama. Jika berhasil seharusnya tidak ada error yang muncul lagi.

Opsi 3: Mengubah Konfigurasi di cPanel
Jika punya akses ke cPanel, Anda bisa menggunakan cara ini dengan mengakses fitur Select PHP Version. Fitur ini ada di cPanel hosting. Fitur ini dapat Anda akses melalui “cPanel » Select PHP Version » Switch to PHP Options”.

Tidak hanya mengubah batas ukuran maksimal unggahan file, di menu ini Anda juga bisa mengatur memory limit, ukuran maksimal post, dan lain sebagainya. Secara default pengaturan limit sudah diatur maksimal oleh penyedia layanan hosting, tapi Anda bisa mengubahnya lagi sesuai dengan kebutuhan.

Setelah selesai, jangan lupa klik “Save” untuk menyimpannya.

Opsi 4: Memperbarui File php.ini
Cara keempat yang bisa Anda coba adalah mengubah konfigurasi yang ada di dalam file php.ini. Cara ini hanya bisa digunakan oleh Anda yang mempunyai akses ke dalam server atau bagi pengguna Virtual Private Server (VPS) dengan akses root.

Anda mungkin sejak tadi bertanya-tanya, error ‘the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’ menyebutkan php.ini tapi cara-cara sebelumnya belum membahas file ini.

Jika Anda melihat lebih seksama error tersebut memang menyebutkan ada yang bermasalah dengan file php.ini. File php.ini merupakan file yang menampung semua variabel konfigurasi batasan PHP.

File php.ini terkadang membutuhkan akses lebih tinggi (root) ke dalam server yang mana tidak diizinkan untuk user biasa atau pengguna shared hosting. Contohnya di Niagahoster. Anda tidak bisa mengakses file PHP di Niagahoster, tapi semua batasan penggunaan PHP sudah diatur semaksimal mungkin.

Sedangkan bagi Anda yang menggunakan layanan Virtual Private Server (VPS) sangat mungkin mengubah konfigurasi di dalam file php.ini. Jadi solusi ini sangat cocok Anda terapkan jika menemui error ‘the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’ di VPS.

Untuk mengubahnya, akses file tersebut di dalam folder /etc/php/7.0/cli/php.ini. Itu adalah contoh direktori yang digunakan oleh PHP versi 7. Versi PHP lain kadang letaknya berbeda. Letak file ini juga tergantung dari penyedia layanan hosting yang Anda gunakan. Anda dapat juga mengeceknya menggunakan perintah $ rpm -qc php-common.

Setelah Anda akses file tersebut, cari baris upload_max_filesize dan naikkan nilainya. Anda mungkin akan menaikkan beberapa batasan seperti di bawah ini.

Jangan lupa menyimpan konfigurasi yang sudah dilakukan.

Setelah selesai, silakan akses kembali WordPress dan coba upload file yang tadi gagal untuk diunggah. Jika berhasil, seharusnya tidak ada masalah atau error yang muncul.

Opsi 5: Menghubungi Customer Support
Jika seluruh cara yang sudah dibahas tadi belum bisa memperbaiki error ‘the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’, Anda bisa menghubungi layanan customer service.

Berikan informasi yang kira-kira dibutuhkan oleh customer support penyedia layanan hosting Anda seperti screenshot dan langkah-langkah ketika menemui error tersebut. Sekecil informasi yang Anda berikan akan bisa membantu customer service untuk mencari tahu penyebab dan memberikan solusinya.

Sebelum itu, Anda mungkin dapat terlebih dahulu melihat batas maksimal upload dan menginformasikannya kepada customer service. Informasi ini dapat Anda akses melalui menu “WordPress Dashboard » Media » Add New”.