Categories
domain Hosting Uncategorized

Panduan Dasar Domain untuk Pemula

Panduan Dasar Domain untuk Pemula

Bagaimana gambaran cara kerja domain?
Silakan simak ilustrasi dibawah ini untuk memahami cara kerja domain secara sederhana

Bila diibaratkan, dalam keseharian kita nama domain adalah alamat suatu tempat. Jika kita ingin pergi ke suatu tempat tersebut maka kita harus mengetahui alamatnya terlebih dahulu. Baru setelah kita berada di tempat kita bisa melihat dan mengetahui ada apa saja yang ada di alamat tujuan. Nama domain bersifat unik ( tidak boleh ada nama domain yang sama lebih dari 1) sehingga tidak ada lebih dari 1 domain dengan nama dan ekstensi yang sama persis.

Umur / Masa aktif sebuah domain minimal adalah 1 tahun, dan karena nama domain bersifat unik, maka nama domain yang sudah terdaftar tidak dapat didaftarkan oleh orang lain sebelum masa aktifnya habis dan terhapus dari registrar.

Untuk mengetahui kapan domain berakhir, kapan domain memasuki redemption period dan kapan domain terhapus dari registrar maka Anda harus mengetahui durasi alur hidup domain.

Gambar dibawah ini adalah life cycle (alur hidup) nama domain yang akan menjelaskan tahapan-tahapan yang dilewati oleh domain dari sejak didaftarkan hingga terhapus.

1. Pendaftaran Domain

Ketika domain didaftarkan & aktif maka durasi masa aktif domain tersebut akan dimulai. Masa aktif domain terkecil adalah 1 tahun / 365 Hari.

2. Grace period / masa tenggang

Setelah 365 hari domain akan mengalami expired / kadaluarsa dan memasuki masa grace period / masa tenggang. Pada masa ini domain anda akan tersuspend registrar & tidak berfungsi/ tidak dapat menampilkan website. Durasi grace period adalah 40 hari.

3. Redemption Period / Masa penebusan

Ketika domain Anda memasuki redemption period / masa tenggang, maka domain masih dapat diperpanjang. Namun biaya perpanjangan domain Anda biasanya bisa mencapai 10 kali lipat dari harga perpanjangan normal, tidak seperti saat Anda mendapatkan harga domain murah waktu pertama kali mendaftarkannya. Masa redemption period adalah 30 hari.

4. Pending Deletion

Ketika domain anda memasuki masa pending deletion, maka domain anda tidak dapat direnew / diperbarui. Anda hanya dapat menunggu selama 5 hari hingga domain didelete / dihapus oleh registrar & dapat didaftarkan kembali.

Yang perlu anda perhatikan, ketika domain Anda terdelete & ingin mempergunakannya kembali, maka sangat disarankan untuk segera mendaftarkannya kembali. Karena jika domain Anda berkualitas, bukan tidak mungkin ada orang lain yang tertarik mendaftarkan nama domain Anda juga.

Jenis domain yang dapat Anda daftarkan berikut fungsinya
Sejauh ini apa saja ekstensi domain yang Anda tahu? .com? .net atau .co.id?

Silakan simak diagram diatas yang kami dapatkan dari Domainstate.com. Marketshare domain di dunia didominasi oleh domain .com disusul domain .net, .org dan ekstensi domain lainnya.

Namun, tidak berarti nama domain yang lainnya tidak baik, Bagi Anda yang ingin menggunakan ekstensi domain .com tapi nama domain tersebut sudah didaftarkan oleh orang lain. maka Anda dapat menggunakan ekstensi nama domain lainnya sebagai alternatif.

TLD – Top Level Domains
Domain TLD merupakan tipe domain tertinggi pada struktur DNS di Internet. Domain TLD masih dibagi kembali menjadi beberapa jenis, yaitu:

ccTLD – country code Top Level Domains

ccTLD atau country code Top Level Domain adalah domain berekstensi dua huruf yang berpatokan pada penamaan geografis suatu negara seperti .id untuk ccTLD Indonesia, .us untuk United States, .au untuk Australia, dan lain-lain.

Sebelumnya, domain ccTLD hanya tersedia untuk warga negara sesuai ekstensi tldnya, akan tetapi saat ini sebagian besar domain ccTLD dapat didaftarkan oleh siapapun meskipun bukan warga negara bersangkutan.

Kelebihan domain ccTLD

  • Kejelasan identitas ( mendaftar domain ccTLD bisanya mengharuskan mengupload scan identitas atau passport )
  • Peluang digunakan untuk penipuan ataupun kegiatan melanggar hukum sangat kecil karena pendaftaran diharuskan menggunakan identitas.
  • Lebih banyak pilihan nama domain karena pengguna domain ‘.ccTLD’ belum sebanyak ‘.com’
  • Pada search engine didahulukan untuk pasar negara bersangkutan.

Kekurangan domain ccTLD

  • Penamaan ekstensi nama domain kurang populer.
  • Prosedur pendaftaran yang membutuhkan verifikasi identitas sehingga aktivasi tidak secepat .com & sejenisnya.
  • Pada beberapa ekstensi cctld harga domain cenderung lebih tinggi dari domain gTLD seperti .com & sejenisnya.

Domain ccTLD cocok untuk …

  • Pemilik bisnis yang ingin terlihat lebih profesional.
  • Alternatif domain .com yang sudah dimiliki oleh orang lain.

gTLD – generic Top Level

Tipe domain yang umum ditemui dan dapat didaftarkan oleh siapapun. Beberapa jenis gTLD domain yang dikenal adalah .com, .net, .org dan sejenisnya.

Kelebihan domain gTLD

  • Ekstensi terpopuler dibandingkan TLD lainnya.
  • Tidak dibutuhkan dokumen identitas untuk mendaftarkan.
  • Harga yang relatif murah dari domain Premium atau beberapa ccTLD.

Kekurangan domain gTLD

  • Pencarian nama domain yang sulit karena banyak yang telah mendaftarkan nama yang sama sebelumnya.
  • Relatif rentan dipergunakan untuk tindak kejahatan karena tidak dibutuhkan scan identitas yang valid.

Domain TLD cocok untuk …

  • Anda yang membutuhkan domain ektensi populer seperti .com, .net .org agar lebih mudah diingat.
  • Anda yang tidak ingin terlalu direpotkan dengan persyaratan dokumen.

Premium TLD
Walaupun terhitung baru, domain premium TLD merupakan alternatif penamaan domain yang menggunakan ekstensi-ekstensi premium seperti .site, .web , .travel , .host , .doctor dan ekstensi lainnya. Domain Premium TLD cenderung menekankan ke spesifikasi sebuah website. Misalkan domain yang menggunakan ekstensi .travel kemungkinan besar akan membahas tentang travel atau merupakan layanan produk / jasa travel. Begitupula dengan ekstensi lainnya.

Kelebihan domain Premium TLD

  • Spesifik merujuk ke spesifikasi suatu website.
  • Alternatif domain .com yang sudah dimiliki oleh orang lain.

Kekurangan domain Premium TLD

  • Harga yang relatif lebih mahal dari ekstensi domain lainnya.
  • Ekstensi domain yang tidak sefamiliar domain gTLD biasa.

Domain premium TLD cocok untuk …

  • Website dengan kategori spesifik. Misalnya domain .host untuk layanan hosting, kemudian domain .travel untuk penyedia layanan travel.
  • Alternatif nama domain selain .com yang sudah dimiliki oleh orang lain.

Bagaimana Cara Kerja Domain Hingga dapat Diakses & Memiliki Tampilan?
Jika tujuan Anda mendaftarkan suatu domain, maka ada 2 hal yang perlu anda ketahui untuk membangun sebuah website yaitu hosting dan file website itu sendiri.

Bagaimana hubungan ketiganya?

Secara sederhana, hubungan antara hosting, domain dan file website bisa dijelaskan dengan gambaran di bawah ini.

Hosting bisa diibaratkan sebuah rumah yang memiliki lokasi di suatu tempat.

File website dapat digambarkan sebagai “isi” rumah tersebut seperti pintu, jendela beserta furnitur didalamnya.

Sedangkan domain adalah alamat dari rumah tersebut.

Ketika anda ingin mengunjungi suatu tempat/bangunan, maka Anda harus mengetahui alamatnya terlebih dahulu, setelah itu Anda menuju alamat yang telah anda ketahui.

Setelah sampai maka Anda akan menjumpai sebuah bangunan, lengkap dengan tampilan dan segala isinya.

Perumpamaan diatas sama seperti ketika Anda mengakses sebuah website, langkah yang pertama dilakukan adalah mengakses nama domain melalui browser. Selanjutnya browser akan menampilkan file website beserta tampilannya yang disimpan pada server hosting.

Dari beberapa penjelasan diatas, Anda sudah mengetahui apa itu domain serta bagaimana domain bekerja.

Namun anda juga perlu tahu beberapa hal yang berfungsi untuk menghubungkan domain dengan hosting yaitu Domain Name System (DNS) dan Nameserver (NS).

Domain Name System & Nameserver
Ketika anda membeli domain dan hosting, mereka tidak langsung terhubung begitu saja. Karena pada dasarnya keduanya adalah 2 hal yang berbeda. Namun, anda bisa menghubungkan keduannya dengan bantuan DNS. Nah apa itu DNS dan apa saja komponennya? Silakan simak penjelasan berikut ini.

Domain Name System (DNS): DNS adalah suatu sistem database yang berfungsi untuk mentranslasi / mengarahkan nama domain menjadi IP address atau sebaliknya.

DNS terdiri dari beberapa Record, diantaranya NS Record, A Record, PTR, CNAME, TXT, SOA, dan sebagainya.

Dengan DNS ini anda bisa mengarahkan domain ke IP server yang Anda kehendaki melalui setting DNS di domain panel tempat anda membeli / mendaftarkan domain.

Nameserver (NS): Nameserver adalah nama unik yang mewakili nama server penyimpan database domain name system (Server DNS) di mana di dalamnya terdapat keterangan IP address yang menuju ke server hosting yang telah ditentukan sebelumnya. Umumnya nameserver dibuat menggunakan nama domain agar lebih mudah diingat dan digunakan.

Contoh:

Ns1.domainku.com
Ns2.domainku.com

Dari penjelasan di atas, Anda saat ini mengetahui bahwa Anda membutuhkan bantuan DNS agar domain dan hosting yang Anda miliki dapat saling terhubung. Dengan DNS tersebut pula, Anda bisa leluasa mengarahkan domain ke layanan manapun yang anda inginkan.

Agar Anda lebih memahami tentang cara menghubungkan domain hosting, penjelasan dibawah ini akan membahas lebih dalam lagi.

Cara Menggunakan Domain
Apabila Anda sudah memahami bagaimana cara kerja domain hingga jenis domain kini Anda akan mendapatkan penjelasan bagaimana cara menggunakan domain. Pada penjelasan di bawah ini, hal yang dibahas ialah cara menggunakan domain untuk dihubungkan dengan hosting dan platform lain seerti Weebly dan Blogspot.

Menghubungkan Domain dengan Hosting
Untuk mengarahkan nama domain ke layanan web hosting, Anda cukup mengarahkan nameserver domain tersebut ke nameserver hosting yang dituju.

Pengarahan nameserver bisa dilakukan melalui DNS Management maupun member area layanan hosting Anda.

Berikut ini salah satu contoh tutorial teknis mengarahkan domain ke hosting –> Cara Menghubungkan Domain dan Hosting

Meskipun interfacenya berbeda, yang perlu Anda perhatikan adalah bagian setting pengarahan nameservernya.

Jika Anda sudah memiliki domain dan ingin berganti penyedia layanan hosting, Anda bisa melakukan transfer domain. Untuk membaca tutorial lengkapnya, Anda bisa mengunjungi halaman cara transfer domain.

 

 

Categories
domain Uncategorized

Mengapa Anda Harus Menggunakan Domain .COM?

Mengapa Anda Harus Menggunakan Domain .COM?

Anda Sebaiknya Memiliki Domain .COM Terlebih Dahulu …
8 dari 10 website teratas dunia berdasarkan ranking Alexa menggunakan domain .COM. Hal ini menunjukkan bahwa domain .COM memiliki popularitas yang sangat tinggi, terbukti dari banyaknya website terkenal yang menggunakan domain tersebut. Dengan .COM, website Anda pun bisa meraih kesuksesan seperti mereka.

Menurut statistik yang dilansir Verisign, hingga kuartal keempat tahun 2016, terdapat 329,3 juta Top Level Domain (TLD) telah terdaftar. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 21 juta domain, atau sekitar 6,8% dari tahun sebelumnya.

Dari jumlah total di atas, .COM masih merajai pasar domain dunia karena terdapat 126,9 juta domain yang didaftarkan hingga periode yang sama. Ini artinya, hampir 50% website yang ada di dunia menggunakan domain .COM.

Jika Anda membaca ulasan ini dan belum pernah memiliki domain sendiri, sekarang adalah momen yang tepat bagi Anda untuk memulai kesuksesan di dunia online. Anda dapat mulai dengan mendaftarkan domain .COM milik Anda sendiri di sini.

Mengapa Domain COM?
Pada awalnya suatu website diakses tanpa menggunakan nama domain, hanya melalui deretan angka sebagai IP address saja. Cara ini tentu sangat menyulitkan. Menyebutkan IP address http://93.188.165.229/ sebagai alamat website tentu bukanlah ide bagus, bukan?

Karenanya, pada tahun 1985 mulai digunakan tiga ekstensi domain yaitu .COM, .NET, dan .ORG dengan tujuan untuk mempermudah akses serta penyebutan suatu website. Seiring berjalannya waktu, tiga domain ini memang memiliki banyak peminat. Dan, tentu saja, hingga kini yang paling banyak digunakan adalah .COM.

Kami memiliki beberapa alasan mengapa Anda sebaiknya menggunakan domain .com daripada beli domain lain yang tersedia.

1. Mudah Diingat
Apa yang terlintas di kepala Anda ketika berbicara tentang website? Yap, selain website media sosial, besar kemungkinan website dengan domain .COM-lah terlintas di kepala. Bagi banyak orang awam, website adalah .COM. Tidak hanya itu saja, di tridaya.cloud.com kami kerap menemui klien yang mengira memiliki domain .COM sama artinya dengan sudah memiliki website utuh. Ibaratnya, ini sudah seperti sebuah standar. Bahkan rasanya membuat website tanpa memiliki domain .COM adalah hal yang tabu. Seseorang harus memiliki domain ini terlebih dahulu sebelum berburu nama website dengan ekstensi berbeda.

2. Lebih Populer
Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, domain COM sangat populer di dunia. Hampir 50% website yang ada saat ini menggunakan ekstensi .COM sebagai alamat. Di tengah banyaknya website yang ada, bagaimana Anda bisa terlihat unik? Anda tidak perlu khawatir. Nama yang sama persis tidak akan bisa digunakan dua kali. Pun jika nama yang Anda inginkan tidak tersedia, Anda tetap bisa menggunakan nama lain yang masih ada hubungannya dengan Anda.

[ecko_alert color=”gray”]Tidak kebagian domain yang Anda inginkan dalam ekstensi .COM? Jangan khawatir! Anda tetap dapat mendaftarkan nama yang sama namun dengan ekstensi berbeda. Daftar dengan .NET sekarang! [/ecko_alert]

3. Ramah SEO
Jika Anda ingin agar website tampil lebih baik di mesin pencari, penggunaan domain .com sangat disarankan. Banyak yang berpendapat bahwa tidak ada domain yang memiliki keistimewaan performa di mesin pencari.

Akan tetapi, domain .COM memiliki cakupan internasional. Domain berkode daerah (seperti .co.id atau .us) sifatnya lokal dan Google menggunakan domain ini untuk melakukan geotarget suatu website. Ini artinya, website dengan domain kode daerah hanya akan relevan untuk daerah tertentu saja. Sebaliknya, domain COM bersifat lebih universal sehingga website Anda dapat lebih mudah muncul di mesin pencari.

4. Pendaftaran Mudah
Nama domain .com bisa Anda daftarkan dengan sangat mudah. Tidak seperti domain berkode negara yang hanya tersedia di daerah tertentu dan membutuhkan persyaratan dokumen tertentu, Anda bisa mendapatkan domain ini dimana saja. Anda hanya perlu memilih domain yang Anda inginkan, selesaikan pembayaran, dan nama domain akan menjadi milik Anda dalam hitungan detik. Jadi tunggu apa lagi, dapatkan promo domain .COM sekarang!

5. Lebih Murah
Selain mudah, domain .com tersedia dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan domain lain. Tidak hanya pendaftaran pertama saja, biaya perpanjangan tahunan domain ini juga sangat terjangkau. Di tridaya.cloud.com, domain murah .COM bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 105rb saja. Menarik, bukan?

6. Domain COM Menggambarkan Bisnis
Seperti domain lain, ekstensi domain .com juga memiliki peruntukan khusus. Domain .com merupakan kependekan dari ‘commercial’, atau ditujukan untuk para pemilik bisnis. Tentu ini menjadi kabar baik bagi Anda yang sedang berusaha atau malah sudah memiliki bisnis. Website Anda akan terasa lebih “resmi” karena akan sesuai dengan peruntukannya. Meskipun demikian, kini banyak juga pemilik website memilih domain .com karena lebih mudah diingat.

Haruskah Saya Membeli Nama Domain dengan Ekstensi Lain?
Ya, tentu saja! Selagi domain tersebut belum didaftarkan orang lain, kami sangat menyarankan Anda untuk melakukan ‘sapu bersih’ domain yang berhubungan dengan bisnis Anda. Domain .NET bisa Anda jadikan pilihan di sini, misalnya domainanda.net.

[ecko_alert color=”gray”]Dapatkan domain .NET terjangkau Anda di sini![/ecko_alert]

Bahkan, jika memungkinkan Anda juga dapat sekalian membeli nama domain yang mirip milik Anda namun terdapat typo atau salah ketik seperti domaianda.com (tanpa huruf ‘n’ di tengah), ataupun domainand.com. Pada domain ini Anda bisa tetapkan fungsi redirect, agar pengunjung yang salah ketik tetap bisa sampai ke website Anda. Cara serupa bahkan juga digunakan oleh Facebook dengan membeli domain typo seperti Facebok.com (dengan satu huruf ‘o’) maupun Faceboo.com (tanpa huruf ‘k’). Anda pun dapat melakukannya!

Memilih nama domain adalah soal citra. Meskipun demikian, bukan berarti Anda perlu menghalalkan segala cara. Kami sangat tidak menyarankan Anda mengambil domain yang jelas-jelas menjadi milik orang lain. Atau, malah memilih nama domain yang masuk dalam daftar hitam Google karena pemilik sebelumnya menyalahi aturan. Jika ini yang terjadi, bisa jadi website sama sekali tidak dapat ditemukan di mesin pencari, sekuat apapun Anda berusaha memperbaiki performa SEO-nya.

Categories
domain Uncategorized

Beli Domain untuk Investasi, Mengapa Tidak?

Beli Domain untuk Investasi, Mengapa Tidak?

Bisnis Beli Domain Ibarat Bisnis Properti …
Anda tidak salah baca. Aturan dasar yang menentukan harga jual suatu properti adalah lokasi. Lokasi fisik yang strategis menjadi tolok ukur di sini. Bisnis domain pun memiliki aturan serupa. Hanya saja, dalam bisnis domain lokasi virtual-lah yang sangat menentukan. Tidak ada sebutan nama jalan, nomor rumah, maupun kode pos di sini. Semuanya digantikan dengan nama domain.

Cara kerja bisnis domain pun mirip spekulan properti. Anda hanya perlu memetakan serta membeli properti mana yang sekiranya dapat Anda jual lebih tinggi. Di sini naluri berbisnis Anda diuji. Jika berhasil, keuntungan besar menanti Anda.

Nama domain yang bagaimana? Tentu nama domain yang strategis. Nama domain yang memiliki peuang besar diinginkan oleh banyak orang, alias populer.

Biar kami beritahu sedikit rahasia. Saat ini ekstensi domain paling populer di dunia adalah .COM. Domain ini digunakan oleh hampir 50% website yang ada di dunia. Sisanya menggunakan domain lain yang juga tersedia bebas. Hanya saja, tidak ada ekstensi domain lain yang sanggup menggeser ketenaran .COM. Untuk langkah awal memulai investasi, Anda bisa mendapatkan promo domain com dari tridaya.cloud.com.

Berkaca pada hal ini, mengamankan domain .COM adalah harga mati. Mengapa? Logikanya sederhana. Ini artinya domain .COM adalah domain yang paling dicari. Jika banyak dicari, potensi memiliki domain .COM untuk dijual kembali guna meraih keuntungan tentu semakin besar, bukan?

Jika Anda masih belum percaya, silakan lihat daftar website perusahaan Fortune 500. Perusahaan yang berada dalam daftar ini tentu bukan perusahaan main-main. Rata-rata, tiap perusahaan di sini sanggup mencatatkan keuntungan hingga ratusan juta dollar per tahun. Sekarang lihat website yang mereka miliki. Hampir seluruhnya menggunakan .COM! Tentu Anda tahu bahwa semakin besar suatu perusahaan, daya belinya juga semakin besar.

Bayangkan jika salah satu dari mereka membeli domain .COM yang Anda miliki, katakanlah seharga satu juta dollar. Wah, tentu Anda untung besar! Ingat bahwa domain .COM bisa Anda beli sendiri seharga Rp 105rb saja. Dan itu hanya untuk satu domain saja. Padahal, Anda bisa membeli domain .COM sebanyak yang Anda inginkan. Sekarang sudah terbayang berapa besar potensi keuntungan Anda?

Ini Bagian Paling Menariknya: Anda Dapat Memulai Bisnis Domain Sendiri
Apa yang bisa Anda lakukan? Tenang, kami tidak akan membiarkan Anda pergi dengan tangan hampa. Kami punya tips jitu agar Anda dapat sukses di bisnis domain ini.

1. Riset Tren dan Pasar
Anda perlu terus-terusan melakukan riset pasar. Mengapa? Perubahan yang ada di internet berlangsung sangat cepat. Peristiwa terbaru, tren budaya populer, serta tren industri dapat membuat nama domain yang pada awalnya biasa-biasa saja mendadak banyak diminati. Nah, sebaiknya Anda terus update agar tidak ketinggalan peluang. Terlambat sedikit saja, keberuntungan bisa berpindah ke kompetitor Anda.

2. Pilih Top Level Domain Potensial
Seperti yang sudah kami sampaikan pada bagian sebelumnya, Anda dapat mulai dengan beli domain murah berekstensi .COM. Domain ini merupakan yang paling populer serta paling banyak digunakan di seluruh dunia. Peluang Anda untuk sukses berinvestasi dengan domain .COM terbuka sangat lebar.

3. Domain yang Sebelumnya Terdaftar Dapat Bernilai Lebih
Menurut data Verisign, saat ini ada sekitar 13 juta domain yang sebelumnya terdaftar ditawarkan ke publik. Domain seperti ini biasanya telah kadaluarsa dan tidak diperpanjang kembali. Bahkan, banyak juga yang masih memiliki potensi traffic, alias masih secara aktif diakses pengguna internet. Domain seperti ini yang dapat Anda jual dengan harga lebih mahal.

Meskipun demikian, Anda tetap harus berhati-hati dalam membeli domain yang sebelumnya terdaftar. Kami sangat menyarankan Anda mengecek history domain sebelum transaksi terjadi. Ini perlu Anda lakukan sebagai langkah antisipasi, mengingat terdapatnya kemungkinan domain yang ingin Anda beli telah masuk sandbox Google sehingga tidak dapat tampil di mesin pencari.

4. Hati-hati dengan Domain Bermerek Dagang
Domain yang mengandung trademark atau merek dagang terdaftar dapat menarik minat pembeli dengan modal besar. Ibarat jalan pintas, peluang Anda untuk langsung mendapatkan keuntungan terbuka lebih lebar. Meskipun demikian, Anda berhadapan dengan risiko cukup besar apabila menjalankan strategi ini.

Katakanlah Anda berhasil mengamankan domain dengan nama salah satu perusahaan dalam daftar Fortune 500. Tentu untung besar sudah berada dalam bayangan Anda. Hanya saja, Anda perlu sedikit berhati-hati di sini. Anda dapat saja tersangkut kasus hukum karena dianggap mencuri merek dagang yang terdaftar secara resmi. Perusahaan bisa melakukan klaim terhadap orang yang mendaftarkan nama domain yang sama atau mirip dengan merek dagang yang mereka miliki.

5. Beli Domain .COM Sebanyak-banyaknya
Semakin banyak Anda memiliki nama domain, semakin besar peluang nama domain Anda dilirik investor dan ditawar miliaran rupiah. Saran kami, beli nama domain dengan ekstensi .COM sebanyak-banyaknya. Modal yang perlu Anda keluarkan pun tidak banyak. Domain .COM kini tersedia dengan harga satuan Rp 105.000,- saja. Selanjutnya Anda tinggal membidik nama domain apa saja yang sekiranya potensial. Dengan nama domain yang memiliki potensi pasar luas, keuntungan berlipat akan menanti Anda.

Jadi, mengapa tidak Anda lakukan sekarang? Nama domain yang tersedia masih sangat sangat beragam. Berbekal riset dan sedikit kreativitas, kami yakin Anda dapat meraih sukses besar di bisnis beli domain.

Sampaikan pertanyaan Anda pada kolom komentar di bagian akhir halaman ini. Jangan lupa klik tombol Subscribe apabila Anda untuk terus mendapatkan ulasan menarik seputar dunia online langsung dari email Anda.

Categories
domain Uncategorized

Cara Jual Domain di Sedo.com

Cara Jual Domain di Sedo.com

Apa yang Anda Butuhkan?

  • Akses ke panel domain yang akan dijual
  • Rekening bank atau akun PayPal

Berikut ini adalah langkah cara jual domain di Sedo
Langkah 1: Buat Akun Baru di Sedo
1. Silakan akses Sedo.com untuk membuat akun baru. Kemudian, klik tombol Register yang berada di bagian kanan atas.

2. Isi detail akun Anda berupa Username, email, dan password. Kemudian, klik tombol Save and continue.

3. Selanjutnya pada bagian Set up account silakan isi dengan lengkap nama, alamat, negara, nomor telepon, dan bahasa. Jangan lupa centang pada bagian I have read and accepted the General Terms and Conditions.

4. Setelah detail akun terisi lengkap, silakan lanjutkan ke langkah berikutnya dengan menekan tombol Create account. Jangan lupa beri tanda centang pada kolom verifikasi CAPTCHA.

Langkah 2: Aktivasi Akun
1. Silakan aktivasi akun Anda dengan melakukan konfirmasi melalui link yang dikirimkan ke alamat email yang Anda gunakan ketika mendaftar.

2. Setelah Anda melakukan konfirmasi, akun Anda akan segera aktif. Lakukan sertifikasi dengan menekan tombol Trade Domains.

Langkah 3: Lakukan Sertifikasi
Sertifikasi diperlukan untuk melakukan penawaran domain melalui Sedo dan menerima pembayaran dari domain yang Anda parkir di Sedo.

Pada bagian halaman sertifikasi di member area, Anda akan melihat beberapa jenis sertifikasi yang salah satunya dapat Anda pilih. Silakan tentukan sendiri sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk pemula atau member baru yang berencana menghabiskan dana kurang dari $10.000 pada pelelangan domain, standar sertifikasi adalah pilihan terbaik.

1. Setelah Anda menentukan pilihan sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan, silakan tekan tombol Proceed berwarna hijau. Dalam contoh ini adalah Standard Certification.

2. Terdapat dua metode untuk melakukan sertifikasi. Silakan pilih sertifikasi menggunakan telepon (kami merekomendasikan pilihan ini) dan silakan klik tombol Certify now.

3. Pilih nomor telepon untuk menerima panggilan dan klik Call me Now.

4. Silakan tunggu panggilan telepon dari Sedo untuk menerima kode verifikasi. Masukkan kode tersebut pada kolom yang tersedia. Jika verifikasi berhasil, Anda akan melihat gambar di bawah ini.

Langkah 4: Tambahkan Domain ke Akun Anda
1. Selanjutnya Anda dapat menambahkan domain. Silakan klik add your domains.

2. Silakan masukkan nama domain yang akan dijual atau diparkir. Anda dapat memasukkan hingga 200 nama domain di sini. Jika terdapat lebih dari 200 nama domain, Anda dapat mengunggah file berformat Excel. Setelah nama domain Anda masukkan, silakan tekan tombol Go to Step 2. Jangan lupa mencentang bagian persetujuan seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.

Langkah 5: Tentukan Harga Jual Domain
1. Pada langkah ini Anda dapat menentukan harga domain (dapat menggunakan harga yang disarankan), mata uang, serta jenis penawaran (Buy Now, Make Offer, Not for sale). Setelah Anda selesai menentukannya, sebelum melanjutkan ke Step 3, silakan lengkapi rincian pembayaran terlebih dahulu.

2. Untuk melengkapi detail pembayaran Anda, silakan pilih profile Anda yang berada di pojok kanan atas, kemudian buka My Account di tab baru dan klik tab Payment Details.

3. Anda dapat menggunakan PayPal maupun wire transfer untuk jenis pembayarannya. Jika Anda tidak memiliki PayPal, silakan gunakan metode wire transfer dengan mengisi rincian rekening bank yang Anda gunakan.

3. Setelah diisi, silakan tekan tombol Update dan lakukan konfirmasi dengan klik link yang dikirimkan melalui email Anda.

Langkah 6: Aktifkan SedoMLS Premium
Silakan lanjutkan dengan menekan tombol Go to Step 3 untuk lanjutan dari langkah 5 sebelumnya. Silakan pilih registrar domain Anda dan pilih Yes pada bagian Activate SedoMLS Premium. Jangan lupa beri tanda centang pada bagian I confirm that I have read and fully agree to the SedoMLS Premium Terms of Use. Setelah itu, klik tombol Finish Adding Domains.

Langkah 7: Verifikasi Kepemilikan Domain
1. Silakan lakukan verifikasi kepemilikan domain Anda dengan cara klik tautan self-verification service.

2. Terdapat dua pilihan verifikasi domain, yaitu dengan menambahkan personal ID melalui TXT Record dan CNAME di domain Anda.

3. Pada bagian ini seharusnya Anda telah berhasil memasang domain di Sedo. Selanjutnya, Anda tinggal menunggu penawaran yang masuk pada domain Anda.

Kesimpulan
Semoga tutorial cara jual domain di Sedo ini dapat membantu Anda yang ingin memulai bisnis domain. Dengan menjual nama domain di Sedo, domain Anda memiliki kesempatan diketahui lebih banyak pembeli dan kesempatan untuk terjual lebih besar.

Karenanya, sungguh tidak ada salahnya mulai sekarang Anda berinvestasi domain dengan membeli beberapa domain yang potensial untuk dijual di Sedo.

Categories
domain Uncategorized

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Expired Domain

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Expired Domain

Apa itu Expired Domain?
Domain atau alamat website ini memiliki masa kadaluarsa. Pemilik domain harus memperbarui kepemilikan domain ini secara berkala agar domain Anda tidak kadaluarsa atau menjadi expired domain.[ecko_alert color=”blue”] Apa yang terjadi jika sebuah domain menjadi kadaluarsa atau expired? Website jadi tidak bisa diakses, bahkan parahnya domain akan terhapus secara otomatis.[/ecko_alert]

Anda dapat melihat siklus domain seperti yang digambarkan pada ilustrasi di bawah.

Expired domain ini adalah semua nama domain yang tidak diperpanjang sebelum masa kadaluarsanya. Berbeda dengan domain baru, expired domain ini sudah ada pemiliknya jadi dalam beberapa kasus Anda perlu membeli expired domain melalui lelang yang diadakan REGISTRAR.

Bisa jadi Anda perlu membayar harga lebih mahal dibanding membeli domain baru. Untuk domain baru sendiri Anda dapat membelinya di perusahaan penyedia layanan web hosting dan domain, tridaya.cloud.com misalnya.

Meskipun begitu, ada beberapa orang membeli domain expired karena menganggap dengan membeli domain expired mereka tidak perlu membangun popularitas domain dari awal. Namun, apakah membeli domain expired ini benar-benar menguntungkan?

[ecko_alert color=”blue”]Seperti halnya barang-barang bekas, domain expired ini juga meninggalkan jejak dari pemilik lamanya. Beberapa jejak yang ditinggalkan oleh pemilik lama itu dapat dimanfaatkan oleh pemilik baru yang membelinya. Akan tetapi, tidak semua jejak yang ditinggalkan pemilik lama bisa dimanfaatkan, bahkan beberapa dapat merugikan pemilik baru.[/ecko_alert]

Artikel ini akan membahas mengenai kelebihan dan kekurangan domain expired agar bisa dijadikan pertimbangan apakah Anda harus membeli domain expired atau domain baru. Apa saja yang dapat dimanfaatkan dari domain expired? Berikut adalah beberapa di antaranya:

Kelebihan Expired Domain
Beberapa Expired Domain Memiliki Ranking Website Tinggi
Beberapa expired domain memiliki ranking website tinggi sehingga pemilik baru tidak perlu bersusah payah untuk mempromosikan domain dari awal. Biasanya perusahaan atau organisasi besar memiliki ranking website yang tinggi.

Membeli domain expired bisa dikatakan berhasil hanya ketika Anda dapat menemukan expired domain dengan ranking website tinggi. Membeli domain expired dengan ranking website yang biasa-biasa saja tidak begitu banyak memberikan keuntungan bagi Anda.

[ecko_alert color=”blue”]Ingat! Tidak semua expired domain memiliki ranking website tinggi.[/ecko_alert]

Beberapa Expired Domain Memiliki Back Link Bagus
Ketika Anda membeli sebuah domain kadaluarsa, otomatis back link yang telah dibangun pemilik sebelumnya juga ikut menjadi milik Anda. Anda hanya perlu menambahkan atau memodifikasi back link yang sudah ada.

Hal ini akan menjadi mudah ketika back link yang dibangun oleh pemilik sebelumnya adalah back link yang berkualitas. Harus diperhatikan bahwa back link yang banyak tidak menjamin kualitasnya juga bagus. Back link tidak berkualitas tidak membawa banyak manfaat bagi Anda, bahkan dapat menurunkan ranking Anda.

Terhindar dari Penalti Google

Sederhananya, pemilik baru hanya menggunakan kembali (reuse) domain yang sudah lama ada di indeks Google. Oleh karena itu, pemilik baru dapat terhindar dari dugaan penggunaan teknik promosi ilegal yang dapat menyebabkan turunnya ranking website.

Meskipun expired domain memiliki jejak yang dapat dimanfaatkan, penggunaan expired domain ini bisa dikatakan terbatas. Anda hanya dapat memanen manfaat expired domain hanya dari expired domain yang memiliki track record bagus dalam hal trafik, ranking website, dan backlink.

Kehati-hatian sangat dibutuhkan dalam memilih domain expired jika ingin membelinya. Tidak semua expired domain dapat digunakan karena pada dasarnya domain expired tidak bernilai kecuali memiliki kriteria di atas. Selain manfaat yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda juga perlu mempertimbangkan risiko dari pembelian domain expired.

Kekurangan Expired Domain
Nama Domain Pernah Dipenalti oleh Google
Beberapa website terkadang melakukan spamming dan hal-hal ilegal lainnya untuk menaikkan peringkat website mereka. Akibatnya, Google menghapus website tersebut dari indeksnya sehingga tidak akan muncul di hasil pencarian.

[ecko_alert color=”blue”]Walaupun pemilik domain baru bisa mengirimkan petisi ke Google untuk mengembalikan domain tersebut ke indeks, tetapi hal itu akan merepotkan Anda. Jangan sampai membeli expired domain menjadi hal merepotkan untuk Anda.[/ecko_alert]

Selain itu, tidak tersedia banyak cara terpercaya untuk mengetahui kalau sebuah expired domain pernah dipenalti oleh Google atau tidak.

Perlu diingat, Anda memerlukan banyak waktu untuk memastikan sebuah expired domain tidak melakukan tindakan ilegal untuk mendapatkan wanking website yang tinggi.

Ranking Alexa Tidak Valid

Ranking Alexa dari expired domain bisa saja tidak valid. Jika Anda menemukan expired domain dengan ranking Alexa yang tidak valid, kemungkinan besar ketika domain tersebut diaktifkan kembali akan mengarah ke nilai yang lebih buruk ketika direset. Alih-alih mendapatkan keuntungan dari expired domain, pembelian expired domain akan merugikan Anda.

Popularitas Domain Tidak Kembali Seperti Semula
Popularitas expired domain juga direset di sebagian besar mesin pencarian. Idealnya setelah expired domain diaktifkan kembali, popularitasnya akan kembali dalam kurun waktu satu atau dua bulan. Namun, ada kemungkinan popularitasnya tidak kembali seperti sebelum masa kadaluarsanya.

Dan Anda hanya dapat mengecek kemungkinan popularitas domain yang Anda beli ketika Anda mengaktifkannya kembali. Jadi sebelum membeli Anda tidak dapat mengonfirmasi apakah popularitas expired domain tersebut akan kembali seperti semula atau tidak.

Back Link Berkualitas Rendah
Alasan Anda membeli expired domain mungkin adalah karena back link-nya. Namun, Anda perlu teliti memeriksa apakah back link domain tersebut benar-benar berasal dari website asli atau bukan.

Ada beberapa website yang curang dengan menggunakan link farm untuk mendapatkan back link. Back link dari link farm ini memang tetap dianggap sebagai back link, tetapi back link-nya tetap tidak berkualitas.

Back link yang banyak, tapi kualitasnya rendah tidak akan berpengaruh banyak ke trafik. Sedangkan back link sedikit, tapi berkualitas dapat meningkatkan trafik.

Pemilik Domain Sebelumnya Menggunakannya untuk Bisnis Tidak Sehat

Salah satu alasan membeli expired domain adalah untuk mendapatkan trafik instan. Akan tetapi, Anda juga perlu memerhatikan track record dari pemilik sebelumnya. Jika pemilik sebelumnya memiliki track record yang buruk, ada kemungkinan Anda juga akan ikut terkena imbasnya.

Anda perlu memastikan apa konten yang di-posting oleh pemilik sebelumnya. Apakah pemilik sebelumnya menggunakan domain itu untuk kejahatan dan tindakan kriminal atau tidak.

Anda juga perlu memastikan bahwa pemilik domain sebelumnya tidak menyebarkan hate speech dan konten semacamnya. Hal ini penting karena reputasi domain sebelumnya akan Anda bawa ketika Anda membelinya.

Kesimpulan
Setelah membaca kelebihan dan kekurangan dari expired domain, Anda tentu bertanya-tanya apakah aman untuk membeli domain tersebut?

Dari pemaparan di atas dapat dilihat risiko yang dibawa domain expired lebih banyak dibandingkan manfaatnya. Selain itu, dibutuhkan ketelitian tinggi untuk memeriksa track record dari domain expired.

Memeriksa track record sebuah domain expired juga memerlukan waktu yang tidak sedikit. Bisa jadi waktu yang dihabiskan untuk memeriksa track record domain expired dapat digunakan untuk membangun popularitas domain baru.

Dalam beberapa kasus membeli domain expired seperti membeli kucing dalam karung. Ada beberapa bagian dari domain kadaluarsa yang sulit kita konfirmasi sebelum pembeliannya. Bagian-bagian yang tidak dapat dikonfirmasi keamanannya ini bisa jadi akan merugikan Anda ke depannya.

[ecko_alert color=”blue”]Harus diingat bahwa Anda harus menerapkan prinsip efektif dan efisien ketika ingin membangun domain berkualitas. Efektif adalah ketika Anda berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Efisiensi adalah suatu ukuran keberhasilan yang dinilai dari segi besarnya sumber daya dan biaya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.[/ecko_alert]

Mungkin Anda memang dapat mencapai tujuan Anda, yaitu memiliki domain dengan popularitas yang baik, dengan membeli expired domain. Akan tetapi, jika proses yang dibutuhkan untuk membeli domain expired terlalu panjang, usaha Anda menjadi tidak efisien.

Anda perlu mengeluarkan waktu dan biaya untuk memastikan track record domain expired yang akan Anda beli. Belum lagi Anda harus memasukkan faktor-faktor X yang tidak terlihat dalam proses pembelian domain expired.

Oleh karena itu, kami menyarankan lebih baik untuk membeli domain murah baru. Anda memang perlu bersusah payah untuk membangun reputasi, popularitas, ranking website, dan back link dari awal.

Akan tetapi, langkah pembelian domain baru ini jauh lebih aman dan lebih efisien dibanding membeli expired domain. Anda tidak perlu berurusan dengan track record dari pemilik domain lama.

[ecko_quote source=””]Anda dapat mengunjungi laman ini untuk membeli domain baru yang Anda inginkan. Tidak perlu khawatir untuk membangun popularitas domain dari awal karena tridaya.cloud.com selalu menyediakan tips-tips dan tutorial untuk meningkatkan popularitas website dan domain. Selalu cek blog tridaya.cloud.com untuk mendapatkan tips-tips dan tutorial terbaru yang berkaitan dengan website dan domain. [/ecko_quote]

 

Categories
domain Uncategorized

Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui!

Addon Domain: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui!

Fungsi Addon Domain
Addon Domain adalah domain yang ditambahkan pada hosting yang sebelumnya sudah ada domain yang terpasang. Jadi Addon Domain merupakan domain kedua, ketiga, dan seterusnya. Fungsi Addon Domain untuk apa?

Berikut keuntungan atau fungsi Addon Domain yang bisa Anda manfaatkan.

  • Pada saat membuat Addon Domain maka beberapa akun seperti File Transfer Protocol (FTP) akan dibuat secara otomatis.
  • Tidak perlu membeli hosting baru untuk membuat website pada domain baru.
  • Terbuat folder baru pada public_html yang dibuat khusus untuk meletakkan file Addon Domain website, sehingga terpisah dengan domain utama.
    Dikarenakan Addon Domain adalah menambahkan domain baru ke hosting yang sudah ada domain sebelumnya, maka resource yang ada juga dibagi menjadi dua. Semua resource seperti disk space, bandwidth, dan lain sebagainya dibagi menjadi dua. Meskipun dibagi menjadi dua cPanel hanya tetap ada satu, jadi Addon domain tidak mempunyai akses ke cPanel. Akses cPanel hanya bisa dilakukan menggunakan akun domain utama.

Kesimpulannya, fitur Addon domain mempunyai fungsi yang sama seperti domain utama. Hanya saja terdapat beberapa batasan yang tidak bisa dilakukan oleh Addon domain. Salah satunya adalah tidak mempunyai cPanel sendiri.

Perbedaan Addon Domain dengan SubDomain
Pada bagian ini akan saya coba tuliskan mengenai Subdomain dan apa perbedaan Subdomain dengan Addon Domain. Dikarenakan beberapa pengguna terkadang salah atau bingung membedakan antara Addon Domain dengan Subdomain.

Addon Domain adalah domain baru yang ditambahkan pada hosting dan mempunyai Uniform Resource Locator (URL) yang berbeda dengan domain utama. Sedangkan, subdomain adalah domain baru yang masih menjadi bagian dari domain utama. Jadi URL yang digunakan masih mengandung domain utama.

  • Addon Domain
    Akun FTP dibuat pada saat menambahkan Addon Domain.
  • Addon adalah domain yang terpisah dengan domain utama. Jika domain utama tidak bisa diakses, Addon Domain tetap bisa diakses.
  • Tidak bisa ditambahkan pada URL yang sama dengan domain utama.

Subdomain

  • Tidak ada kun FTP yang dibuat, akun FTP sama dengan akun domain utama.
  • Jika domain utama mati, maka semua subdomain tidak bisa diakses.
  • Dapat ditambahkan pada URL yang sama dengan domain utama, seperti tridaya.cloud.com/pembayaran.
    Sedangkan ada dua jenis domain lain yaitu parked domain. Parked domain atau biasa juga disebut dengan parking domain adalah domain yang ditempelkan pada domain utama. Akibatnya pada saat domain yang diparkingkan jika diakses akan menampilkan sama seperti web domain utama.

Cara Membuat Addon Domain
Pada bagian sebelumnya sudah dibahas mengenai Addon Domain adalah domain yang ditambahkan pada domain utama dan apa perbedaannya dengan Subdomain. Pada bagian ini saya akan mencoba membahas mengenai cara yang tepat untuk menambahkan Addon Domain.

Panduan menambahkan Addon Domain di cPanel sebelumnya sudah pernah dibuat pada artikel dengan tema pembahasan mengenai Cara Menambahkan Domain di cPanel. Langkah-langkah singkatnya seperti ini.

Langkah 1 – Melakukan Akses ke cPanel hosting Melalui Domain Utama

Jika ingin menambahkan Addon Domain tentu saja hal pertama yang dilakukan adalah mengakses panel hosting yang digunakan. Pada panduan tersebut menggunakan cPanel.

Langkah 2 – Cari Fitur AddOn Domains

Di menu cPanel cari fitur AddOn Domains, kemudian klik ‘Addon Domains’.

Langkah 3 – Memasukkan Addon Domain di cPanel

Pada menu fitur Addon Domains masukkan domain baru yang ingin ditambahkan.

Note:

    1. Pastikan domain yang akan ditambahkan sudah dibeli dan aktif.
    1. Centang ‘Create an FTP account associated with this Addon Domain’ untuk menambahkan akun FTP baru.
  1. Gunakan ‘Generate Password’ untuk menghasilkan password yang aman.

Langkah 4 – Mengatur Addon Domain

Sekarang Anda sudah berhasil membuat sebuah addon domain, Anda dapat melihatnya pada bagian Modify Addon Domain di bawah Addon Domains.

Terdapat beberapa pilihan yang dapat Anda gunakan:

  • Addon Domains: Semua addon domain yang telah Anda tambahkan dapat dilihat pada kolom ini.
  • Document Root: Subfolder dari addon domain. Jika Anda klik link subfolder, Anda akan diarahkan ke File Manager dari cPanel.
  • Subdomain: Subdomain yang dibuat otomatis ketika menambahkan domain.
  • Redirects to: Di sini Anda dapat melihat kemana addon domain diarahkan. Jika Anda tidak meredirectnya maka akan terlihat not redirected. Anda dapat mengatur redirect dari addon domain tersebut dengan menekan Manage Redirection yang ada di sebelah kanan.

Actions – Pilihan untuk menghapus addon domain

Categories
domain Uncategorized

Cara Menghubungkan Domain ke VPS Webuzo dan WHM

Cara Menghubungkan Domain ke VPS Webuzo dan WHM

Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan
Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk memulai cara menghubungkan domain ke VPS Webuzo dan cara menghubungkan domain ke VPS WHM.

  • VPS aktif dengan panel Webuzo atau WHM
  • Username dan password untuk masuk ke VPS
  • Domain aktif
  • Username dan password untuk masuk ke member area penyedia domain
  • Alamat IP server VPS
    Anda dapat membeli domain dari beberapa penyedia domain yang terpercaya dan pastikan sudah aktif. Kemudian, pada panduan ini nanti saya akan menggunakan metode A record untuk menghubungkan domain ke VPS Webuzo. Sehingga Anda hanya memerlukan mengganti A record pada domain dengan alamat IP VPS Webuzo atau alamat IP VPS WHM.

Langkah Cara Menghubungkan Domain ke VPS Webuzo
Setidaknya ada empat langkah yang perlu Anda lakukan untuk menghubungkan domain ke VPS Webuzo.

Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

  • Langkah 1 – Login ke Panel Webuzo
    Langkah pertama adalah login ke halaman admin Webuzo. Untuk login, akses menggunakan https://IPVPS:2002. Misalnya, http://11.12.33.123:2002 pada browser.

Kemudian masukkan username dan password untuk masuk ke halaman admin Webuzo.

username dan password yang digunakan sama dengan login ke server.

  • Langkah 2 – Pilih Enduser Panel
    Setelah masuk di halaman Admin, pilih Enduser Panel untuk masuk ke halaman Enduser Panel.

  • Langkah 3 – Domain > Add Domain
    Pada halaman “Enduser Panel”, di bagian menu Domain terdapat pilihan “Add Domain”. Anda dapat menambahkan domain baru melalui menu tersebut atau memastikan terlebih dahulu pada menu “Manage Domain” apakah domain sudah terdaftar atau belum.

Kemudian isikan informasi yang dibutuhkan seperti mana domain dan folder yang akan dialokasikan untuk domain tersebut. Kemudian klik “Add Domain”.

Langkah 4 – Update A Record Pada Domain
Pada langkah ini Anda perlu masuk ke halaman member area penyedia domain untuk mengganti pengaturan A Record. Setelah masuk ke dalam member area, arahkan navigasi ke halaman pengaturan domain. Pada contoh ini saya menggunakan member area dari tridaya.cloud.com. Anda dapat menyesuaikannya dengan member area penyedia domain lainnya.

Ganti data namaserver dengan nameserver default yang disediakan untuk menggunakan fitur DNS Management yang nantinya digunakan untuk menambahkan A Record. Setelah selesai, klik “Update”.

Kali ini kita menuju ke DNS Management.

Pada halaman ini klik “Add New Record” untuk menambahkan A Record.

Kemudian isikan data yang sesuai dengan nama domain dan alamat IP VPS Webuzo.

Setelah semuanya sudah dilakukan, klik “Save Changes”.

Selain A Record, Anda juga perlu menambahkan CName.

Klik kembali “Add New Record”, kemudian pada pilihan Record Type pilih CName.

Perlu diingat bahwa konfigurasi ini akan memakan waktu paling lama 1 x 24 jam untuk proses propagasi domain.

Langkah Cara Menghubungkan Domain ke VPS WHM
Cara menghubungkan domain ke VPS WHM berbeda dengan cara menghubungkan domain ke VPS Webuzo. Saat menggunakan WHM Anda perlu membuat akun cPanel sehingga domain diarahkan ke akun cPanel tersebut menggunakan A Record miliknya VPS WHM.

Saat membuat akun cPanel di WHM pastikan untuk domain disamakan dengan domain yang akan disambungkan. Supaya tidak perlu menambah domain baru lagi di cPanel.

Langkah 1 – Membuat akun cPanel di WHM
tridaya.cloud.com blog sudah pernah membahas mengenai cara ini pada artikel Cara Membuat cPanel di WHM. Anda dapat membacanya terlebih dahulu kemudian jika sudah selesai baru melanjutkannya pada langkah selanjutnya.

Langkah 2 – Menghubungkan domain dengan cPanel
Pastikan nama domain cPanel yang dibuat sama dengan nama domain yang akan disambungkan. Jika sudah sama, maka Anda tinggal melakukan konfigurasi pada domain Anda dengan menambahkan A Record.

Langkah 3 – Update A Record Pada Domain
Pada langkah ini Anda perlu masuk ke halaman member area penyedia domain untuk mengganti pengaturan A Record. Setelah masuk ke dalam member area, arahkan navigasi ke halaman pengaturan domain. Pada contoh ini saya menggunakan member area dari tridaya.cloud.com. Anda dapat menyesuaikannya dengan member area penyedia domain lainnya.

Ganti data namaserver dengan nameserver default yang disediakan untuk menggunakan fitur DNS Management yang nantinya digunakan untuk menambahkan A Record. Setelah selesai, klik “Update”.

Kali ini kita menuju ke DNS Management.

Pada halaman ini klik “Add New Record” untuk menambahkan A Record.

Kemudian isikan data yang sesuai dengan nama domain dan alamat IP VPS WHM.

Setelah semuanya sudah dilakukan, klik “Save Changes”.

Selain A Record, Anda juga perlu menambahkan CName.

Klik kembali “Add New Record”, kemudian pada pilihan Record Type pilih CName.

Perlu diingat bahwa konfigurasi ini akan memakan waktu paling lama 1 x 24 jam untuk proses propagasi domain.

Kesimpulan
Cara menghubungkan domain ke VPS Webuzo dan menghubungkan domain ke VPS WHM tidak terlalu membutuhkan banyak langkah. Jadi bisa dibilang cukup sederhana. Hanya saja untuk melihat perubahannya harus menunggu propagasi domain terlebih dahulu. Propagasi domain terjadi kurang lebih 24 jam setelah perubahan dilakukan.

Setelah mengikuti panduan ini, Anda sudah dapat menghubungkan domain dengan VPS. Berikut ini ada beberapa artikel yang mungkin Anda tertarik untuk membacanya:

Cara Menggunakan VPS
Cara Transfer Antar cPanel Hosting
Perbedaan Addon Domain & Subdomain
Semoga artikel ini bermanfaat untuk dan jika masih ada yang ingin didiskusikan jangan sungkan untuk meninggalkan komentar dan subscribe kami untuk mendapatkan infomasi artikel terbaru.

Categories
domain Uncategorized

Bagaimana Cara Membuat Blog? Ikuti 8 Langkah Mudah Ini

Bagaimana Cara Membuat Blog? Ikuti 8 Langkah Mudah Ini

Perbedaan Blog dan Website
Sebelum masuk ke cara membuat blog, mari kita ketahui terlebih dahulu perbedaan antara blog dan website.

Keduanya sering dianggap sama, padahal ada beberapa perbedaan mendasar, yaitu:

PerbedaanBlogWebsite
PengertianKependekan dari web log yang berisi konten seperti opini, pengalaman, atau aktivitas penulis.Sejumlah laman online yang terhubung dalam satu domain. Biasanya dikelola oleh individu, perusahaan, institusi, dll.
KontenKonten seputar tema yang diminati pemilik blog.Konten seputar produk atau layanan yang diminati pembaca.
UpdateBersifat dinamis, selalu update secara berkala.Bersifat statis, tidak selalu membutuhkan update konten.
Arah KomunikasiLebih interaktif dengan pembaca melalui kolom komentar.Informasi bersifat satu arah, dari pemilik website ke pengunjung.
SubscribePembaca dapat subscribe untuk mendapatkan notifikasi konten baru.Menyediakan pilihan subscribe newsletter atau update produk.
Gaya BahasaGaya bahasa bervariasi, biasanya lebih personal.Gaya bahasa cenderung formal dan profesional.
PengelolaDikelola oleh satu atau beberapa penulis.Dikelola oleh tim ahli khusus atau perusahaan tertentu.
NavigasiKonten biasanya dibagi menjadi beberapa kategori atau tag.Konten biasanya dibagi berdasarkan produk atau layanan.

Jadi, kalau bisa disimpulkan, begini lah perbedaan blog dengan website.

Website adalah laman online yang terhubung dalam satu domain yang berisi konten seputar produk atau layanan. Biasanya dikelola secara profesional.

Sedangkan, blog adalah web log yang berisi konten seperti opini, pengalaman, atau aktivitas penulis, yang biasanya dikelola oleh pribadi. Blog inilah yang akan kita buat nantinya.

3+ Pilihan Platform untuk Membuat Blog dengan Mudah
Platform blog adalah media yang akan Anda gunakan untuk mengelola blog, mulai dari publish hingga optimasi. Nah platform inilah yang berjasa sehingga membuat blog tidak lagi sulit.

Namun saat ini sudah banyak platform blog bermunculan. Berikut adalah beberapa platform blogging yang dapat Anda pertimbangkan, yaitu:

1. WordPress.org
WordPress.org adalah software open source yang dapat digunakan gratis. Nah, agar software ini dapat live dan diakses lewat internet, Anda memerlukan layanan hosting.

Secara singkat, biaya yang harus Anda keluarkan hanyalah untuk layanan hosting dan domain. Setelah itu, instal secara gratis software WordPress.org.

WordPress ini bisa dibilang adalah CMS paling populer. Platform ini sudah digunakan oleh 35% blog dan website yang ada di seluruh internet.

Ada beberapa alasan mengapa cara membuat blog pribadi dengan WordPress sangat diminati:

  • User-friendly;
  • Memiliki komunitas yang besar;
  • Tersedia banyak tutorial;
  • Plugin melimpah;
  • Tema beragam.

Terbukti dengan digunakannya WordPress pada perusahaan-perusahaan besar dunia. Seperti Sony Music, The Walt Disney, dan Mercedes Benz.

2. WordPress.com
WordPress.com adalah CMS yang menggunakan server hosting milik WordPress.

Sebenarnya, WordPress.com dapat digunakan gratis, tapi dengan subdomain bawaan WordPress.com. Pernah melihat domain seperti bloganda.wordpress.com? Itulah ekstensi domain default jika menggunakan platform gratisan ini.

Namun, yang namanya gratis tetap saja ada batasannya, seperti:

  • Keamanan perlu dioptimalkan;
  • Hanya dapat mengerjakan website atau blog sederhana;
  • Tidak dapat menginstal plugin;
  • Tidak dapat mengganti tema sendiri;
  • Jika menginginkan kustomisasi ala WordPress.org biaya yang dikeluarkan sangat mahal untuk hosting WordPress dan penggantian domain.
    Jadi, WordPress.com saja dinilai kurang efektif karena Anda tidak bebas mengkustomisasi blog Anda.

3. Blogger
Blogger atau Blogspot adalah platform blogging milik Google. Karena itu, Blogger juga bisa diintegrasikan dengan produk Google lainnya. Misalnya, AdSense, AdWords, Google Analytics, dll.

Biasanya, blog yang menggunakan platform ini memiliki domain .blogspot.com. Misalnya, bloganda.blogspot.com.

Meski ramah pengguna, tetap saja fiturnya kurang lengkap dibandingkan WordPress, seperti:

  • Tidak memiliki plugin yang banyak;
  • Blog Anda dan segala isinya tetap milik Blogger, Anda tidak memiliki hak penuh atas situs Blog Anda;
  • Pilihan template terbatas;
  • Tidak memiliki tag untuk menandai tulisan;
  • Tidak adanya opsi kustomisasi permalink;
  • Update user interface dashboard yang sering bermasalah;
  • Menggunakan subdomain blogspot.com memiliki cap kurang terpercaya.

4. Weebly
Satu lagi cara membuat blog untuk pemula, yaitu dengan platform Weebly. Hal itu karena Weebly memiliki user interface yang mudah dengan sistem drag and drop.

Namun, Weebly agak membutuhkan usaha untuk SEO, karena tidak banyak pilihan yang dapat dioptimasi. Tidak seperti WordPress yang dapat lebih maksimal dengan bantuan plugin.

Cara Membuat Blog Pribadi dengan Mudah
Dengan mempertimbangkan keunggulan WordPress, kali ini kami akan menggunakan platform tersebut untuk tutorial cara membuat blog pribadi.

Berikut adalah 8 langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat blog yang menarik:

  1. Memilih niche blog
  2. Pilih layanan dan jenis hosting yang tepat
  3. Menentukan nama domain
  4. Instalasi WordPress
  5. Atur konfigurasi WordPress
  6. Instal tema WordPress
  7. Buat postingan blog
  8. Instal plugin WordPress
    Ingin tahu penjelasan detailnya? Yuk simak sama-sama!

1. Memilih Niche Blog
Niche blog adalah tema atau topik khusus untuk blog. Jadi, Anda hanya perlu fokus membuat konten-konten dengan tema yang sama.

Hal ini dianjurkan agar blog Anda dapat dikenal sebagai ahli dalam topik tertentu dan dijadikan referensi oleh banyak orang. Hasilnya, traffic blog meningkat dan lebih mudah dimonetisasi dengan iklan atau endorsement.

Pastikan Anda menggunakan tips berikut dalam menentukan niche blog:

Pilih topik yang Anda kuasai
Memilih topik yang Anda kuasai bisa membantu Anda menemukan ide-ide dengan lebih mudah. Selain itu, karena membahas satu topik yang sama, Anda bisa jadi ahli pada bidang tersebut suatu saat.

Pilih topik yang populer
Usahakan topik yang Anda gemari juga sejalan dengan trend internet, agar konten di blog Anda tidak sia-sia. Anda dapat memanfaatkan Google Trends untuk melihat potensi topik yang digemari dan banyak dicari.

Melihat peluang keuntungan niche blog
Jika niche blog berpeluang mendapatkan uang dari internet, keren bukan? Nah, Anda dapat mencoba dengan beberapa cara.

Misalnya, memasang Google AdSense, kemungkinan produk review atau endorsement, peluang penjualan ebook, peminat jasa konsultasi, dll.

2. Pilih Layanan dan Jenis Hosting yang Tepat

Hosting adalah tempat di mana semua file blog kita akan disimpan dan dapat diakses melalui internet.

Karena kita akan menggunakan WordPress.org (ingat ya, bukan WordPress.com) untuk cara membuat blog, maka diperlukan layanan hosting secara mandiri.

Dalam memilih layanan hosting tidak boleh sembarangan, karena akan berpengaruh pada performa blog. Jadi, sebisa mungkin pilih layanan hosting yang terpercaya.

Ada beberapa jenis hosting yang dapat Anda gunakan sebagai cara membuat blog yang menarik, yaitu:

  • Shared hosting, jenis hosting yang paling terjangkau dan mudah penggunaannya;
  • Cloud hosting, jenis hosting dengan fasilitas VPS dan kemudahan shared hosting;
  • VPS hosting, memiliki kapasitas server yang besar dan membutuhkan keterampilan teknis.

Namun, cara membuat blog untuk pemula lebih cocok menggunakan shared hosting.

Karena blog pada tahap awal belum membutuhkan sumber daya server yang tinggi. Pengelolaannya pun sangat mudah dan dibantu oleh penyedia layanan.

Untuk membeli layanan hosting pun juga sangat mudah, Anda dapat mengikuti panduan membeli paket hosting di tridaya.cloud.com.

Hosting Terbaik untuk Blog, Gratis Domain dan SLL!Diskon up to 75%!

3. Menentukan Nama Domain

Selain hosting, Anda juga membutuhkan domain. Domain adalah alamat yang digunakan untuk mengakses blog Anda. Misalnya, tridaya.cloud.com yang memiliki nama domain tridaya.cloud.com.

Hal itu pula mengapa kami merekomendasikan WordPress.org, karena Anda bebas memilih nama domain.

Berbeda dengan WordPress.com dan Blogspot yang memiliki default ekstensi domain,

Dengan menggunakan WordPress.org, Anda bebas memilih ekstensi domain, misalnya:

  • .com
  • .org
  • .co.id
  • .id
  • .net
    Dan masih banyak lainnya.
    Namun, apapun domain pilihan Anda, pastikan memenuhi beberapa tips berikut:

Mudah dieja
Ingin tahu cara membuat blog pribadi Anda lebih mudah diingat oleh pengunjung? Gampang, gunakan nama Anda saja sebagai domain. Jika tidak mau, Anda bisa berkreasi menggunakan nama dengan unsur niche blog Anda.

Namun, pastikan mudah untuk dieja dan diketik oleh pengunjung ya. Misalnya, blog Anda memiliki niche di bidang komputer. Maka, Anda bisa menggunakan nama seperti computergeeks.com, computermania.net, dll.

Singkat
Pastikan domain Anda tidak lebih dari 63 karakter. Gunakan nama sesingkat dan sesederhana mungkin. Hal itu adalah salah satu cara membuat blog pribadi Anda mudah diingat oleh pengunjung.

Tidak memiliki angka dan tanda hubung
Coba bandingkan kedua domain dibawah:

tridaya.cloud.com tridaya.cloud.co.id

Mungkin kita sepakat bahwa tridaya.cloud.com lebih mudah dibaca, dieja, dan terlihat lebih profesional bukan?

Itu karena angka dan tanda hubung dapat menyulitkan pengunjung dalam mengingat domain blog Anda. Jadi, sebaiknya hindari kedua hal tersebut ya.

Nah, Anda tidak perlu keluar uang lagi hanya untuk membeli domain. Karena di beberapa layanan hosting tridaya.cloud.com, sudah termasuk gratis domain.

4. Instalasi WordPress
Setelah memiliki hosting dan domain, sekarang saatnya masuk ke cara buat blog sendiri dengan menginstal WordPress.

Sebagai informasi, Anda dapat memilih fitur Auto Install Website WordPress saat proses checkout. Fitur ini gratis dan Anda jadi tidak perlu repot menginstall WordPress secara manual.

Namun, bagi Anda yang tidak memilih fitur tersebut saat checkout, tenang saja. Kali ini, kami akan memberikan panduan instalasi WordPress dengan mudah.

Anda bisa memilih fitur SSL premium ataupun Whois Protection. Untuk fitur SSL premium sendiri tentunya akan lebih baik dalam hal keamanan dibandingkan SSL gratis dari Let’s Encrypt.

Sedangkan untuk Whois Protection atau perlindungan privasi Whois akan melindungi data-data Anda sebagai pemilik domain. Dengan begitu, privasi Anda akan terjamin.

Langkah 1: Masuk ke cPanel
Anda dapat masuk ke cPanel dengan mengakses http://namadomainanda/cpanel. Atau, bisa juga melalui Member Area tridaya.cloud.com.

Caranya, login ke Member Area tridaya.cloud.com > klik tombol orange bertuliskan Kelola Hosting > Anda akan otomatis berada di tab cPanel > klik All Features.

Langkah 1: Masuk ke cPanel
Anda dapat masuk ke cPanel dengan mengakses http://namadomainanda/cpanel. Atau, bisa juga melalui Member Area tridaya.cloud.com.

Caranya, login ke Member Area tridaya.cloud.com > klik tombol orange bertuliskan Kelola Hosting > Anda akan otomatis berada di tab cPanel > klik All Features.

Langkah 2: Buka Softaculous Apps Installer
Setelah sampai di dashboard cPanel, silakan scroll hingga bawah dan klik logo WordPress pada bagian Softaculous Apps Installer.

Langkah 3: Instal WordPress
Untuk memulai instalasi WordPress, klik Install Now.

Langkah 4: Setting Instalasi WordPress
Pada bagian ini, Anda akan diminta mengisi beberapa setting instalasi WordPress.

Pertama, pada bagian Software Setup silakan pilih nama domain Choose Domain, kolom In Directory silakan dikosongkan.

Kedua, isi nama dan deskripsi blog Anda, pada kolom Site Name dan Site Description.

Ketiga, tentukan username dan password untuk login ke dashboard WordPress Anda.

Langkah 5: Pilih Tema dan Instal
Selanjutnya, Anda dapat memilih tema WordPress yang ingin Anda gunakan. Tetapi jika Anda bingung dengan banyaknya pilihan, Anda dapat memilih salah satu tema dan mengubahnya nanti ketika instalasi selesai.

Selanjutnya, klik Install.

Langkah 6: Instalasi Selesai
Setelah proses instalasi, Anda akan mendapatkan notifikasi instalasi sukses yang berisi alamat blog beserta URL login ke dashboard admin.

5. Konfigurasi Dasar WordPress
Setelah WordPress berhasil diinstal, Anda perlu melakukan beberapa konfigurasi atau setting sebelum masuk ke cara membuat blog.

Anda harus login ke dashboard WordPress terlebih dahulu dengan cara akses ke Atau masuk ke Member Area tridaya.cloud.com > WordPress Management > Sites > dan klik Login WordPress.

Langkah 1: Hapus Post Bawaan WordPress
Setelah sampai di dashboard WordPress untuk pertama kali, terdapat post, page, dan komentar bawaan dari WordPress.

Tugas pertama kita adalah menghapus post dan page tersebut dengan cara, masuk ke menu Posts dan klik Trash pada post Hello World!.

Lakukan hal yang sama pada page, klik menu Pages dan klik Trash pada Sample Page.

Langkah 2: Ubah Kategori
Setiap WordPress yang baru diinstal, akan memiliki default kategori bernama Uncategorized.

Nah, kategori ini tidak bisa dihapus sebelum Anda membuat kategori baru. Jadi tugas kita selanjutnya adalah mengubah namanya.

Caranya, klik menu Posts > pilih Categories > klik Edit pada opsi Uncategorized.

Selanjutnya Anda akan masuk ke halaman Edit Category, silakan ubah nama dan nama URL pada kolom Name dan Slug kategori, lalu klik Update.

Langkah 3: Atur Format Tanggal
Tanggal dan waktu WordPress Anda masih mengikuti waktu default yang mengikuti zona waktu Eropa. Tugas ketiga kita adalah mengubahnya menjadi zona waktu lokasi kita.

Caranya, masuk ke menu Settings > General > ubah opsi Timezone menjadi UTC +7 (untuk WIB) > pilih Date Format > dan Time Format > klik Save Changes.

Langkah 4: Atur Post
Pada satu halaman, Anda dapat mengatur seberapa banyak post yang ingin ditampilkan. Caranya, masuk ke menu Setting > Reading > ubah pada kolom Blog pages show at most.

Selain itu, Anda dapat mengatur feed tiap post menjadi full text atau summary.

Rekomendasi kami, buatlah tiap post menjadi summary, agar tampilan blog lebih rapi. Caranya, klik opsi Summary pada kolom For each post in a feed, include.

Setting bagian ini adalah cara membuat blog lebih terkesan rapi dan terstruktur.

Langkah 5: Setting Komentar
Agar terhindar dari komentar spammer, Anda harus men-setting kolom komentar. Jadi, setiap komentar yang masuk akan menunggu persetujuan Anda sebelum diterbitkan.

Caranya, masuk ke menu Settings > Discussion > pilih opsi Comment must be manually approve pada kolom Before a comment appears, lalu Save Changes.

Langkah 6: Ubah Format Permalink
URL pada WordPress awalnya memiliki pengaturan default seperti, http://namadomainanda.com/?p=3. Namun, URL ini sangat tidak efektif, karena Anda tidak bisa melihat apa isi URL tersebut dan tidak baik bagi SEO.

Anda bisa mengubahnya dengan cara, masuk ke menu Settings > Permalinks > dan pilih opsi Post Name. Pilihan ini yang paling terbaik dari yang lain.

Langkah 7: Ubah Gravatar
Ketika Anda ingin berkomentar atau membalas komentar orang lain, Anda dapat memajang avatar sesuai keinginan. Caranya, silakan ke laman Gravatar dan masuk menggunakan email, username, dan password WordPress Anda.

Langkah 8: Lengkapi Profil WordPress
Terkadang, tema WordPress Anda memungkinkan untuk menampilkan beberapa profil Anda. Misalnya, akun Instagram, LinkedIn, biografi singkat, dll.

Anda dapat melengkapinya di menu Users > Profile > bila sudah lengkap silakan klik Update Profile.

6. Instal Tema WordPress
Saat mengikuti cara membuat blog sendiri dengan WordPress, Anda akan mendapatkan ribuan pilihan tema.

Meski begitu, memilih tema tidak boleh sembarangan. Karena tema nantinya akan mempengaruhi tampilan blog Anda secara keseluruhan.

Jadi, pastikan Anda memilih tema yang cocok dengan niche blog Anda, dapat dikustomisasi, mobile-friendly, dan memiliki navigasi yang baik.

Jika Anda masih ingin mencoba atau bereksperimen dengan blog, Anda dapat mencoba template gratis terlebih dahulu. Kami telah merangkum 50 rekomendasi template WordPress gratis terbaik untuk Anda.

Namun, saat blog Anda sudah mulai berkembang, kami sarankan untuk upgrade dan menggunakan tema berbayar. Tujuannya, agar blog terkesan lebih profesional dan maksimal untuk SEO.Anda dapat mengganti tema WordPress di menu Appearance > Themes > Add New.

Selanjutnya, Anda dapat mencari dan memilih tema yang ingin Anda gunakan. Anda dapat melihat preview tema terlebih dahulu, dan jika dirasa sudah menemukan template yang tepat, silakan klik Install.

Setelah itu, klik Activate untuk mengaktifkan tema tersebut ke blog Anda.

Blog Anda mungkin akan membutuhkan beberapa setting dasar tergantung templatenya. Misalnya, foto background, logo, slider, dll.

7. Cara Membuat Blog Post Pertama

Pada tahap ini, kita akan mulai ke tahap yang paling ditunggu-tunggu yaitu cara membuat blog post. Anda bisa menuangkan seluruh ide dalam konten artikel Anda.

Tapi bagaimana cara mempostingnya di blog? Berikut caranya.

Perbedaan Post dan Page
Sudah siap blogging? Tunggu dulu, saat membuat blog Anda akan akrab dengan istilah post dan page.

Keduanya sering diartikan terbalik dalam cara membuat blog, jadi mari kita pahami dengan seksama.

PostPage
Sebuah halaman yang berisi satu konten blog.Sebuah halaman yang berisi kumpulan post.
Biasa digunakan untuk menulis artikel.Biasa digunakan untuk membuat halaman about us, profil, kontak, dll.
Dapat dibedakan berdasarkan kategori dan tag.Dapat dibagi menjadi sub-page.
Bersifat dinamis.Bersifat statis.
Tidak bisa dijadikan homepage.Dapat dijadikan homepage.

Sebagai contoh, mari kita lihat gambar di bawah ini. Post ditunjukkan pada kotak merah, yang berupa artikel-artikel yang telah diterbitkan.

Sedangkan page dapat dilihat pada kotak berwarna orange. Dan, sub-page yang ditandai dengan kotak hijau.

Panduan Membuat Post di Blog
Nah, sekarang Anda benar-benar siap untuk mempublikasikan konten pertama Anda dengan mengikuti tutorial berikut.

Pertama, masuk ke menu Posts > Add New.

Kedua, Anda akan langsung berada pada editor Guttenberg. Anda dapat menulis atau menyalin konten artikel Anda disini.

Ketiga, Anda perlu men-setting beberapa pengaturan post. Misalnya permalink, kategori, tags, featured image, dll. Semuanya lengkap tersedia pada samping kanan editor.

  • Permalink – Karena sebelumnya kita sudah setting menjadi post name, maka Anda bisa mengubah bagian ini untuk mengatur URL konten. Misalnya, websitepercobaan.com/artikel-percobaan.
  • Categories – Anda dapat memasukkan artikel tersebut ke kategori yang Anda inginkan. Anda juga bebas membuat kategori baru.
  • Tags – Masukkan beberapa kata kunci untuk mengelompokkan artikel Anda ke topik yang lebih spesifik.
  • Featured Image – Gambar yang berfungsi sebagai cover artikel.
  • Excerpt – Beberapa kalimat atau summary yang menggambarkan isi artikel Anda.
  • Discussion – Terdapat opsi kolom komentar, pingbacks, dan trackbacks.
  • Post Attribute – Anda dapat memilih antara default template, cover template, atau full width template. Biasanya pengaturannya adalah default template.

Sebelum mempublikasikan artikel, Anda dapat melihat preview. Caranya, klik Preview pada bagian kanan atas layar > pilih tampilan Preview > klik Preview in new tab.

Anda dapat melihat preview dalam tampilan desktop, tablet, dan mobile. Sehingga, Anda bisa melihat apakah tampilan artikel Anda nyaman dibaca di berbagai device.

Terakhir, Anda dapat klik Publish di sebelah tombol preview tadi. Sebelum benar-benar publish, Anda dapat memilih jangkauan pembaca yaitu:

  • Publik, siapapun dapat mengakses post;
  • Private, hanya editor dan admin;
  • Password protected, hanya yang memiliki password yang dapat mengakses post.
    Selain itu, Anda juga dapat menjadwalkan publish artikel secara otomatis.

Jika sudah siap, silakan klik Publish.

Dengan begitu, Anda telah menyelesaikan cara membuat blog sendiri secara singkat dan mudah.

8. Menginstal Plugin
Plugin menjadi salah satu kelebihan utama WordPress. Anda dapat menambahkan fitur dan fungsi di blog dengan mudah.

Caranya, masuk ke menu Plugins > Add New.

Selanjutnya, cari plugin pada bagian pencarian. Kali ini kami coba menginstal plugin Yoast SEO. Lalu, klik Install Now pada plugin yang ingin Anda pasang dan Activate.

Berikut adalah beberapa contoh plugin WordPress terbaik yang bisa Anda coba:

  • Wordfence – Meningkatkan keamanan blog.
  • Yoast SEO – Meningkatkan peringkat blog Anda di hasil pencarian.
  • WP Super Cache – Mengoptimalkan kecepatan blog.
  • Contact Form 7 – Membuat form dengan mudah.
  • WP Social Sharing – Mempermudah share konten ke media sosial.

9 Cara Mengelola dan Mengoptimasi Blog
Perjalanan membuat blog Anda belum selesai. Masih ada banyak pekerjaan yang perlu Anda selesaikan agar blog Anda bisa sukses.

Namun, tidak perlu khawatir karena kami sudah menyiapkan beberapa tips jitu yang akan mengantarkan Anda menjadi blogger sukses.

Yuk simak tips jadi blogger sukses di bawah ini!

1. Optimasi Dasar WordPress
Setelah instalasi WordPress sudah berhasil, Anda perlu melakukan beberapa langkah optimasi WordPress. Langkah ini penting agar WordPress Anda bisa menghasilkan kinerja yang maksimal di pencarian Google.

Ada setidaknya 20 langkah optimasi WordPress yang harus Anda terapkan. Dari membuat contact form, melengkapi informasi blog, install Yoast SEO.

Selain itu, memasang Google Analytics, membuat sitemap, install plugin caching, mengatur keamanan WordPress, hingga mengubah permalink.

2. Belajar SEO
Blog tidak dapat dipisahkan dari SEO. Apalagi saat Anda memutuskan untuk membuat blog sendiri, mau tidak mau Anda juga harus mempelajari SEO. SEO adalah kependekan dari Search Engine Optimization atau optimasi mesin pencari.

SEO bertujuan untuk membantu Anda menghasilkan konten-konten berkualitas yang bisa menduduki peringkat teratas hasil pencarian Google.

Dengan memenangkan posisi tertinggi di hasil pencarian Google, blog Anda akan semakin dikenal dan dipercaya.

Anda bisa memulainya dengan membaca artikel Belajar SEO untuk Pemula. Setelah itu Anda bisa melanjutkannya dengan membaca ebook di bawah ini.

3. Tingkatkan Kecepatan Blog

tingkat kecepatan blog mempengaruhi performa blog

Sejak tahap awal cara membuat blog, Anda harus tahu bahwa kecepatan loading memegang peranan penting di blog pribadi Anda. Loading adalah musuh terbesar pengunjung blog.

Menurut riset Google, 53 persen pengunjung meninggalkan blog/website yang loadingnya lebih dari 3 detik dan mencari blog yang lebih cepat.

Selain itu, kecepatan blog juga menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian Google untuk menentukan peringkat di hasil pencarian. Semakin cepat loading blog, semakin bagus penilaian Google untuk blog Anda.

Oleh karena itu, mengoptimasi kecepatan website adalah langkah yang wajib Anda lakukan. Kami telah menyediakan panduan terkait cara mempercepat loading blog yang bisa Anda terapkan.

4. Optimasi untuk Mobile
Optimasi mobile ini penting karena mayoritas pengguna internet Indonesia menggunakan perangkat mobile. Menurut riset Google, 94 persen pengguna internet di Indonesia menggunakan smartphone untuk mengakses internet.

Artinya, kebanyakan pengunjung Anda berasal dari pengguna smartphone. Jadi, Anda harus mengoptimasi blog untuk perangkat mobile. Tenang saja, caranya cukup mudah. Anda bisa memanfaatkan plugin mobile WordPress.

5. Lakukan Riset Keyword
Tidak melakukan riset keyword adalah kesalahan fatal para blogger dalam menjalankan blognya. Riset keyword membantu Anda menemukan kata kunci yang tepat untuk blog Anda.

Jadi, Anda bisa membuat konten berdasarkan kata kunci yang banyak digunakan calon pembaca Anda. Begitulah cara membuat blog pribadi Anda lebih teroptimasi.

Untuk mempelajari lebih lengkap mengenai riset keyword, Anda bisa membaca artikel 9 Cara Riset Keyword Akurat untuk Blog dan Website ini.

6. Buat Kalender Publish Blog
Setelah melakukan riset keyword, Anda akan mendapatkan berbagai macam ide untuk konten. Sebaiknya buat jadwal konten agar Anda bisa mengatur konten apa saja yang perlu diprioritaskan.

Selain itu, dengan membuat kalender konten, Anda bisa mengatur jadwal pembuatan konten. Jadi Anda tidak akan merasa terbebani karena konten sudah Anda bagi secara rata.

7. Promosikan Blog Anda
Menjadi blogger memang harus multitalenta. Anda tidak hanya dituntut untuk menulis konten, tetapi juga mempromosikannya secara mandiri. Promosi blog ini harus dilakukan karena pengunjung tidak datang dengan sendirinya.

Mungkin ketika membicarakan promosi blog hal pertama yang pertama kali Anda pikirkan adalah share artikel di media sosial. Padahal promosi blog tidak terbatas pada itu saja.

8. Manfaatkan Google Analytics dan Google Search Console
Google Analytics dan Google Search Console adalah dua software krusial yang perlu Anda ketahui sebagai blogger.

Google Analytics akan membantu Anda memahami perilaku pembaca blog. Selain itu, Anda juga memerlukan Google Search Console untuk memonitor kinerja blog di ranah pencarian organik Google.

Kabar baiknya, dua software tersebut tersedia gratis! Jadi Anda tidak perlu khawatir soal biaya.

9. Bangun Backlink Berkualitas
Backlink adalah sebuah link yang dipasang pada suatu blog/website yang mengarah ke blog Anda. Hal ini menjadi salah satu komponen penting di blog.

Membangun backlink sangat penting untuk menjaga reputasi blog di Google. Ada beberapa strategi jitu yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan backlink berkualitas untuk blog Anda.

10. Menghasilkan Uang Melalui Blog
Yup, Anda juga bisa menjadikan blog sebagai sumber penghasilan sampingan. Berikut adalah beberapa cara untuk membuat blog pribadi Anda menghasilkan uang:

  • Memasang Iklan di Blog Anda
    Cara ini merupakan cara terpopuler untuk menghasilkan uang dari blog. Namun, pastikan bahwa iklan yang Anda pasang masih relevan dengan isi konten blog.Tujuannya, agar pengunjung Anda mau mengkliknya. Anda bisa memasang iklan menggunakan Google AdSense ataupun alternatifnya.
  • Gabung Program Afiliasi
    Program afiliasi adalah program yang memberikan Anda komisi apabila Anda berhasil membuat orang lain menggunakan suatu produk. Dengan kata lain, tugas utama Anda hanyalah mempromosikan produk tersebut. Enak sekali, bukan?
  • Melalui Endorsement
    Anda pasti tidak asing lagi dengan blogger yang sering mempromosikan produk atau layanan tertentu di blognya, kan?

Nah, itulah yang disebut dengan endorsement. Sebagai gantinya, Anda akan mendapatkan uang tunai maupun produk gratis.

Categories
domain Uncategorized

Domain .COM Tidak Tersedia? 7 Domain Unik Ini Bisa Jadi Alternatif

Domain .COM Tidak Tersedia? 7 Domain Unik Ini Bisa Jadi Alternatif

Apa itu Domain Unik?
Ada tujuh ekstensi domain unik yang bisa Anda jadikan alternatif, yaitu .ONLINE, .STORE, .TECH, .FUN, .SPACE, .SITE, dan .WEBSITE.

Ketujuh domain tersebut merupakan bagian dari nLTDs. Apa itu nLTDs? Sebelum membahas nLTD, sebaiknya saya bahas sedikit tentang TLD agar Anda bisa mendapatkan pemahaman lebih lengkap.

TLD atau Top Level Domain adalah bagian terakhir dari sebuah nama domain atau bagian setelah simbol (dot). Nah, TLD sendiri dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu ccTLD, gTLD, dan nTLD.

ccTLD atau Country Code Top Level Domain adalah domain yang menunjukkan kode suatu negara. Setiap negara punya ccTLD masing-masing. Misalnya, Indonesia punya .ID, India punya .IN, Malaysia punya .MY, Inggris punya .UK, dan lain-lain.

gLTD atau Generic Top Level Domain adalah domain yang bisa didaftar oleh siapa saja dan tidak berkaitan dengan letak geografis tertentu seperti .NET, .COM, .ORG, dan .INFO.

Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah website dengan tujuh ekstensi domain di atas berpengaruh baik atau buruk di hasil pencarian Google?

Wajar jika pertanyaan semacam itu muncul karena sebagai calon pengguna Anda perlu memahami bibit, bebet, dan bobotnya dengan baik.

5 Alasan Menggunakan Domain Unik
Potensinya Sama dengan .COM
Apa alasan membeli domain unik selain .COM? Jawabannya adalah semua ekstensi domain unik di atas mendapatkan perlakuan yang sama di hasil pencarian Google. Pernyataan ini bukan muncul dari saya, tetapi dari Google sendiri.

Google sudah memastikan bahwa semua ekstensi domain, baik gTLD (seperti .COM, .ORG, dll) dan nTLD (seperti .STORE, .TECH, dll) memiliki nilai yang sama di mesin pencari Google. gTLD tidak lebih baik dari nTLD. Begitu juga sebaliknya, nTLD tidak lebih baik dari gTLD.

Jadi, bagi Anda yang ragu kalau ekstensi domain unik akan berpengaruh buruk ke SEO website, tidak perlu khawatir lagi karena hal tersebut hanyalah mitos belaka.

Aman Digunakan
Selain itu, seorang Ahli SEO, Bill Hartzer juga menyatakan bahwa ekstensi domain unik aman untuk digunakan. Menurut Bill, jika tidak menggunakan kriteria lain, domain general (gTLD) dan domain unik (nTLD) memiliki potensi yang sama untuk mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian Google.

Bill Hartzer juga menambahkan nama domain unik baru seperti .ONLINE, .STORE, .TECH, .FUN, .SPACE, .SITE, dan .WEBSITE tidak memiliki rekam jejak yang buruk sehingga aman untuk digunakan dan tidak akan memberikan efek negatif pada SEO website Anda.

Google Menggunakan Domain Unik!
Ada satu fakta menarik lagi agar membuat Anda lebih yakin untuk membeli domain unik, yaitu Google juga merupakan salah satu perusahaan yang menggunakannya!

Dilansir dari blog resmi Radix, Google secara resmi membeli domain business.site untuk menyediakan website bagi para pelaku UKM di seluruh dunia, sebagai salah satu fitur dari Google Bisnisku (Google My Business). Indonesia pun adalah salah satu negara yang dapat menikmati fitur tersebut.

Perusahaan Besar Juga Tidak Ragu Menggunakan Domain Unik
Google bukan satu-satunya perusahaan yang menggunakan domain unik. Berbagai perusahaan besar pun mulai menggunakan domain unik. Beberapa di antaranya yang cukup terkenal adalah Emirates Store, Consumer Electronic Show (CES), Asgardia, dan Radix.

Penyanyi terkenal Lorde bahkan juga menggunakan domain .STORE untuk toko online resmi merchandise-nya.

Domain Unik Jauh Lebih Murah
Alasan terakhir adalah yang paling penting, yaitu harga domain unik jauh lebih murah dibandingkan dengan domain general seperti .COM.

Anda bisa mendapatkan nama domain unik mulai dari harga 14 ribu rupiah saja! Dengan harga lebih murah, Anda bisa mendapatkan kualitas yang tidak jauh berbeda dengan .COM.

Sudah cukup yakin untuk menggunakan nama domain unik baru? Berikut tujuh domain unik yang bisa Anda pilih untuk website Anda.

Berikut 7 Domain Unik Murah
.ONLINE
Di antara tujuh ekstensi domain unik, domain .ONLINE adalah yang paling banyak digunakan, dengan jumlah pengguna sebanyak 809.935 domain.

Ekstensi domain ini cocok digunakan untuk blogger atau startup. RADIX menggunakan domain .ONLINE untuk laman yang memperkenalkan domain unik baru.

.STORE

Anda berencana membuat website toko online? Domain .STORE bisa menjadi pilihan Anda. Biasanya ekstensi domain .STORE digunakan untuk website-website toko online.

Sampai saat ini sudah ada sekitar 186.195 website yang menggunakan domain .STORE. Banyak juga perusahaan atau merek terkenal yang menggunakan domain ini. Beberapa di antaranya adalah toko online resmi Emirates dan penyanyi Lorde

www.emirates.store

www.lorde.store

.TECH

Bagi Anda yang menjual produk teknologi, mengelola blog teknologi, atau memulai startup, domain TECH bisa menjadi domain pilihan Anda.

Berbagai perusahaan dan organisasi yang bergerak di bidang teknologi sudah mulai menggunakan domain ini. Consumer Technology Association (CTA) memanfaatkan domain TECH untuk website resminya dan juga untuk website resmi pameran tahunannya, yaitu Consumer Electronic Show.

Berapa jumlah penggunanya saat ini? Sebanyak 192.554 website sudah menggunakan domain ini dan terus bertambah setiap harinya. Mungkin Anda selanjutnya?

www.ces.tech

.FUN
Kalau Anda mengelola blog atau website yang kebanyakan membahas tentang dunia hiburan seperti berita selebritas, travel, fashion, dan life style, Anda dapat menggunakan domain FUN.

www.kitch.fun

Jumlah website yang menggunakan domain ini juga cukup banyak, yaitu 108.554 domain.

.SITE
Dari perusahaan-perusahaan besar, bukan hanya Emirates yang menggunakan nama domain unik. Google pun menggunakan salah satu domain unik untuk menyediakan website gratis untuk para UKM, yaitu .SITE.

Nama domain ini sudah digunakan oleh lebih dari 11 juta pengguna dari seluruh dunia. Berdasarkan penelitian SEDO, marketplace domain terbesar di dunia, domain SITE berada di posisi ketiga dari 10 besar domain baru dengan potensi paling tinggi untuk sukses.

.SPACE

Nama domain ini cocok bagi Anda yang ingin membuat website dengan konsep kreativitas tanpa batas atau website yang berkaitan dengan antariksa. Salah satu website terkenal yang menggunakan nama domain ini adalah Asgardia.

Selain Asgardia, ada 213.680 pengguna domain SPACE yang tersebar di seluruh dunia.

www.asgardia.space

.WEBSITE

Domain .WEBSITE juga bisa menjadi pilihan ekstensi nama domain Anda. Nama domain ini cocok untuk jenis website apa saja. Pengguna domain WEBSITE cukup banyak, yaitu 216.380 domain. Salah satu website terkenal yang menggunakan domain unik ini adalah RADIX.

www.radix.website

Kesimpulan
Banyak nama domain yang bisa Anda pilih. Bukan hanya .COM. Domain .COM hanya salah satu dari sekian banyak ekstensi domain yang tersedia. Tujuh nama domain di atas adalah beberapa nama domain yang bisa Anda jadikan pilihan.

Anda tidak perlu khawatir tentang pengaruh nama domain ke SEO karena nama domain unik memiliki potensi yang sama dengan domain .COM untuk mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian.

Domain-domain tersebut juga aman karena tidak pernah ditemukan sejarah penggunaannya untuk hal-hal buruk.

Dan yang paling penting adalah harganya jauh lebih murah dibandingkan domain .COM! Dengan uang 14 ribu rupiah, Anda sudah bisa membeli satu domain unik.

Categories
domain Uncategorized

Cara Menentukan Nama Domain untuk Bisnis Kreatif Anda

Cara Menentukan Nama Domain untuk Bisnis Kreatif Anda

6 Tips Menentukan Nama Domain untuk Bisnis Kreatif
1. Pastikan Nama Domain Anda Mudah Dieja
Kalau nama Anda mudah dieja, Anda bisa menggunakannya sebagai nama domain website Anda. Akan tetapi, jika nama Anda sulit dieja, sebaiknya pertimbangkan alternatif nama lain. Terdapat berbagai alternatif untuk nama domain Anda. Salah satu contohnya adalah nama domain www.ladyin.tech. Nama domain tersebut tidak mengandung nama seseorang, tetapi nama domain tersebut menggambarkan pemilik websitenya. Nama domain tersebut menunjukkan bahwa website tersebut adalah milik seseorang yang ahli di bidang teknologi. Dengan adanya macam-macam ekstensi domain, Anda bisa lebih kreatif untuk memberi nama domain website seperti www.ladyin.tech.

2. Pertimbangkan untuk Membuat Brand Sendiri
Nama domain tidak hanya sekadar nama, tetapi juga menjadi brand atau merek bisnis kreatif Anda. Brand atau merek adalah cara terbaik untuk mempromosikan karya-karya Anda. Selain itu, dengan adanya nama brand atau merek, orang-orang akan lebih serius mempertimbangkan karya-karya yang Anda buat. Sebab nama brand membuat Anda bukan lagi hanya individu yang iseng membuat karya, tetapi sebuah entitas bisnis kreatif profesional.

3. Buat Nama Domain yang Singkat dan Mudah Diingat
Secara teknis, sebenarnya batas maksimum nama domain untuk website adalah 63 karakter. Namun, bukan berarti Anda harus membuat nama domain yang panjangnya hingga 63 karakter. Anda bisa saja membuat nama domain sepanjang itu, tetapi tidak ideal. Nama domain ideal adalah yang singkat dan mudah diingat.

4. Pilih Ekstensi Domain yang Tepat
Kini pilihan ekstensi domain semakin beragam. Pilihan ekstensi domain Anda tidak terbatas hanya pada .COM, .CO.ID, dan .NET saja. Terdapat lebih dari 1200 pilihan ekstensi domain yang bisa Anda gunakan. Dari 1200 pilihan ekstensi domain tersebut terdapat beberapa ekstensi domain yang cukup populer digunakan di kalangan bisnis kreatif. Beberapa di antaranya adalah .TECH, .SPACE, .WEBSITE, .SITE, .ONLINE, .STORE, .PRESS, dan .FUN.

5. Hindari Angka dan Tanda Penghubung
Nama domain ideal adalah nama domain yang singkat dan mudah diingat. Beberapa unsur yang perlu Anda hindari dalam penamaan domain adalah angka, tanda penghubung, dan akronim. Angka bisa membingungkan orang dalam ejaannya. Misalnya, nama brand Anda adalah Kelas Dua. Nama domain ideal untuk brand tersebut adalah www.kelasdua.com, bukan www.kelas2.com.

Begitu juga dengan tanda hubung. Tanda hubung membuat nama domain Anda sulit diingat. Oleh karena itu, sebaiknya hindari tanda hubung seperti strip (-) dan underscore (_).

Sebelum menentukan nama domain, Anda bisa mengetesnya terlebih dahulu dengan menggunakan metode Radio Test. Radio Test adalah metode untuk mengecek apakah nama domain Anda sudah cukup mudah diingat ketika diucapkan di siaran radio. Anda tidak perlu mengetesnya di siaran radio secara langsung, tetapi cukup membayangkan menjadi pendengar radio.

Misalnya, Anda sudah mempersempit calon nama domain menjadi dua pilihan. Pilihan pertama adalah www.elisha4tech-news.com dan pilihan kedua adalah www.elisha.tech. Bayangkan ketika dua nama domain tersebut disebutkan dalam sebuah siaran radio. Nama domain mana yang terdengar lebih mudah untuk diingat? Tentu pilihan kedua yang lebih mudah disebutkan dan diingat.

6. Temukan Kombinasi Kata Kreatif
Bisa jadi Anda sudah menemukan dua kombinasi kata yang terdengar unik dan kreatif secara lisan. Misalnya, nama IT Scrap adalah kombinasi kata yang unik dan kreatif untuk nama brand untuk sebuah perusahaan daur ulang teknologi. Akan tetapi, ketika keduanya digabungkan sebagai nama domain (Contoh: www.itscrap.com), kombinasi kedua kata tersebut bisa menyebabkan salah paham. Di contoh tersebut IT Scrap bisa disalahpahami sebagai It’s Crap yang artinya adalah sampah.

Ketika mendaftarkan sebuah nama domain, selalu ingat bahwa nama domain tersebut akan Anda gunakan untuk waktu yang lama dan kesalahan memilih nama domain bisa merugikan Anda.

Sebagai profesional di bidang kreatif, karya Anda adalah aset terbesar Anda dan agar aset tersebut bisa dikenal oleh orang banyak di internet Anda membutuhkan identitas online yang baik, yaitu nama domain. Nama domain tersebut yang akan Anda gunakan untuk berkomunikasi dengan calon klien dan rekan kerja Anda. Oleh karena itu, nama domain Anda harus kreatif, tetapi tetap menunjukkan profesionalitas Anda. Nama domain yang Anda pilih tidak terbatas hanya domain Indonesia saja namun bisa juga nama domain umum sesuai brand Anda.